Follow our news chanel

DP3AKB yakin keterwakilan perempuan di legislatif terpenuhi

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Papua, mengaku sangat yakin keterwakilan perempuan di legislatif 29 kabupaten/kota terpenuhi.

Kepala DP3AKB Provinsi Papua, Anike Rawar, mengatakan pihaknya bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sebelumnya sudah memberikan pembekalan kepada caleg perempuan yang tersebar di kabupaten/kota se Papua, dengan harapan mereka mampu bersaing.

"Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum mengamatkan keterwakilan perempuan 30 persen di legislatif dan caleg perempuan yang didaftarkan oleh partai juga mendapatkan nomor urut 1 dan 2. Dengan demikian kami yakin mereka akan terpilih di Pileg 2019," kata Rawar, di Jayapura, Senin (15/10/2018).  

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh kaum perempuan di seluruh Papua agar pada Pileg 2019, memberikan hak suara kapada caleg perempuan.

"Saya sarankan perempuan pilih perempuan, agar kuota 30 persen di legislatif bisa terwujud,” ujarnya.

Menurut ia, keterwakilan perempuan di DPR Papua periode 2014-2019 sudah terwujud. Yang mana, ada tujuh kursi perempuan. Selain itu, kata Anike, di DPRD Nabire juga keterwakikan perempuan ada enam orang, namun caleg-caleg perempuan di kabupaten/kota tetap harus kerja keras agar keterwakilan perempuan merata di seluruh daerah.

Loading...
;

"Strategi kami sudah berikan dalam pembekalan, tinggal bagaimana perjuangan mereka di lapangan nanti. Saya harapkan pada pileg nanti perempuan pilih perempuan," kata Rawar.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai PAN Papua, Abock Busup, mengatakan adanya 30 persen keterwakilan perempuan sebagaimana yang diamanatkan undang-undang tentunya memberikan peluang bagi kaum perempuan untuk turut berkompetisi di panggung politik.

"Kami akan prioritaskan mereka yang merupakan tokoh perempuan atau yang sebelumnya telah menjabat anggota DPR kemudian mencalonkan lagi. Untuk provinsi pada dapil (daerah pemilihan) tertentu, kami akan tempatkan perempuan di nomor urut 1," kata Busup.

"Kami juga sudah ada bayangan terkait hal itu, sehingga tidak lagi boleh bilang bahwa perempuan ada ketinggalan," sambungnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top