DPMK Paniai gelar siskeudes bagi pendamping desa dan satker P3MD

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Paniai, Jubi – Guna memberikan penggunaan manajemen keuangan yang baik, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Paniai menggelar Pendidikan dan Pelatihan tentang Sistem Informasi Manajemen Keuangan Desa (Siskeudes) bagi pendamping desa dan Satuan Kerja  Progam Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Satker P3MD) di aula Kantor Bupati Paniai, Selasa, (1/8/2017).

Kepala DPMK Paniai, Thomas Yeimo, mengatakan kegiatan itu akan dilakukan selama tiga hari dengan tujuan mengenalkan pengelolaan keuangan berbasis komputer untuk menggunakan aplikasi sistem keuangan desa. Selain itu, juga untuk menambah wawasan pengetahuan dan kemampuan tata cara pengelolaan uang desa dengan sistem aplikasi Siskeudes.

“Melalui kegiatan ini peserta belajar bagaimana cara penggunaan dana desa yang diberikan pemerintah pusat ini dengan menggunakan sistem yang baik, yang disederhanakan oleh BPKP Perwakilan Papua. Dan kegiatan ini langsung diterapkan,” jelas Thomas Yeimo, kepada Jubi usai pembukaan.

Yeimo mengatakan para pendamping dan Satker P3MD yang mengikuti kegiatan itu nantinya akan turun mensosialisasikan kepada para kepala desa di daerah itu.

“Yang kami harapkan di sini adalah kita akan transfer ke desa-desa untuk menggunakan aplikasi ini. Jadi, pendamping yang turun menyampaikan,” ucapnya.

“Untuk saat ini kami perkuat di kabupaten dengan pendamping, setelahnya agar paham dengan sistem ini. Peserta berjumlah 50 pendamping dan Satker 10,” katanya menambahkan.

Loading...
;

Menurutnya, kegiatan itu merupakan kerjasama kerjasama pihaknya dengan BPKP dan Inspektorat.

Yeimo minta kepada para kepala, sekretaris, dan bendahara kampung untuk dapat mengelola dana kampung dengan sebaik-baiknya.

“Mereka  kerja baik. Uang yang turun ke kampung direalisasikan kepada masyarakat, karean itu bukan milik aparatur kampung juga bukan milik pendamping, melainkan milik masyarakat yang harus berikan melalui program dan kegiatan yang tertuang dalam Rencana Kerja Kampung dan APBK,” paparnya.

Asisten I Setda Paniai, Abdul Azis, berharap pengelolaan dana desa dilakukan maksimal, sesuai kebutuhan kampung. Dasar pengelolaan kampung harus dipegang pada tata kelola pemerintahan yang baik yaitu partisipasi, akuntabilitas, transparan, dan keadilan.

“Pengelolaan keuangan kampung harus akuntabel, transparan, dan cepat dalam penyelesaian laporan keuangan. Pengelolaan keuangan kampung harus didamping dengan basis teknologi sebuah sistem terukur dan berkesinambungan. Dana harus digunakan sebagaimana mestinya dan dipertanggungjawabkan . Supaya diikuti dengan baik dan fokus pada kegiatan,” paparnya. (*)

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top