DPR Papua berharap Pilkada di Papua tak didominasi gugatan

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – DPR Papua berharap para kandidat kepala daerah/wakil kepala daerah yang bersaing dalam Pilkada mendatang benar-benar siap menang, siap kalah agar Pilkada 10 kabupaten dan satu kota di Papua, 2017 mendatang tak didominasi gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, selama ini Pilkada di Papua sering berakhir di MK. Pasangan kandidat yang merasa tak puas, mengajukan gugatan hukum.

"Akibatnya rakyat yang jadi korban. Itu artinya kita belum dewasa dalam berpolitik. Saya juga berharap, siapapun pasangan kandidat yang menang, tak menciptakan sekat-sekat di masyarakat, terutama jika ada masyarakat di suatu daerah tak memilihnya," kata Yunus Wonda, Kamis (10/11/2016).

Menurutnya, kini saatnya semua pihak belajar berbesar hati dan saling menghargai siapapun yang menang dalam persaingan politik. Kandidat yang kalah harus berbesar hati dan mendukung pasangan kandidat yang menang untuk membangun daerah dan masyarakat sesuai visi misi yang ditawarkan kepada masyarakat. 

"Mari menunjukkan cara berpolitik yang dewasa. Kepentingan rakyat diatas semuanya. Jangan karena kepentingan politik, kita mengorbankan rakyat," ucapnya.

Katanya, siapapun pasangan yang dipilih masyarakat, berarti masyarakat menilai dia pantas memimpin daerahnya. Namun ia mengingatkan, masyarakat jangan salah pilih. Pilihlah calon pemimpin yang benar-benar dianggap punya kapasitas.

Loading...
;

"Selain itu pasangan kepala daerah yang terpilih nantinya jangan hanya harmonis sesaat. Setelah itu, kepala daerah jalan dengan caranya sendiri, wakil kepala daerah juga demikian. Harus diingat, pasangan kepala daerah dipercayakan masyarakat selama lima tahun untuk membangun daerah dan masyarakatnya," katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top