DPR Papua sepakati bahas empat raperda dalam paripurna non-APBD

Rapat Banmus DPR Papua
Suasana rapat Banmus DPR Papua membahas usulan empat raperda yang akan dibahas dalam paripurna non-APBD - Jubi/Arjuna

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, JubiDPR Papua menyepakati membahas empat rancangan peraturan daerah atau raperda lewat paripurna non-APBD, dalam waktu dekat.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRP, John NR Gobai, mengatakan kesepakatan itu diputuskan dalam rapat badan musyawarah (Banmus) DPRP, Senin (6/9/2021) petang.

“Hanya saja kami belum tahu kapan paripurna non-APBD ini digelar. Kemungkinan dalam waktu dekat, mungkin pekan depan barulah akan dipastikan,” kata John Gobai kepada Jubi, Selasa (7/9/2021).

Ketua Kelompok Khusus DPRP itu mengatakan empat raperda yang akan bahas dalam paripurna non-APBD merupakan usulan rancangan peraturan 2020, dan baru akan dibahas tahun ini. Empat raperda yang akan dibahas DPRP, terdiri dari tiga rancangan peraturan daerah provinsi atau perdasi dan satu rancangan peraturan daerah khusus atau perdasus.

Ketiga raperdasi, yakni Raperdasi Penyelamatan dan Pengelolaan Danau di Provinsi Papua, Raperdasi Perubahan atas Perdasi Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS. Raperdasi Perubahan Kedua atas Perdasi Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan PON XX Tahun 2021 di Provinsi Papua. Sementara Raperdasus yang akan dibahas, yaitu Raperdasus Kampung Adat.

“Memang ini agak terlambat. Mestinya kan program 2020 itu dibahas tahun itu, dan disahkan pada akhir tahun. Kemudian tahun ini, kita rumuskan lagi raperda yang lain,” ujar Gobai.

Baca juga: Komisi V DPR Papua tunggu draf Raperdasus beasiswa Otsus

Loading...
;

Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw, mengatakan Bapemperda DPRP telah menyerahkan empat draf raperda itu saat rapat Banmus.

“Bapemperda DPRP sudah mempresentasikan, tiga raperdasi dan satu raperdasus saat kami rapat Bamus. Bamus menyetujui tiga raperdasi dan satu raperdasus dibawa dalam paripurna non-APBD,” kata Jhony Banua Rouw.

Menurutnya, fraksi yang ada di DPRP diberi waktu selama tiga, mempelajari empat raperda itu. Ini bertujuan agar saat paripurna nantinya, fraksi dapat segera memberi pandangan terhadap usulan tiga raperdasi dan satu raperdasus tersebut.

“Dijadwalkan paripurna non-APBD membahas empat usulan raperda itu, dilaksanakan pada pekan depan,” ucapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top