TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

DPR Papua surati pimpinan partai terkait PAW tiga legislator

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Badan Kehormatan (BK) DPR Papua menyatakan DPR Papua telah menyurati pimpinan empat partai politik terkait pengusulan nama-nama pergantian antar waktu (PAW) empat legislator Papua yang merupakan wakil dari Gerindra, PDIP, PAN dan Demokrat.

Wakil BK DPR Papua, Decky Nawipa mengatakan, pihaknya telah menyurati keempat pimpinan parpol.

Tiga legislator yakni Wakil Ketua III, Yanni (Gerindra), Ketua Komisi IV, Boy Markus Dawir (Demokrat), anggota Komisi III, Rustan Saru (PAN) mengundurkan diri lantaran mencalonkan diri sebagai Bupati Jayapura, calon Wali Kota Jayapura dan calon Wakil Wali Kota Jayapura pada Pilkada, 15 Februari 2017. Satu legislator lainnya, Anton Noriwari (PDIP) berhalangan tetap atau meninggal dunia.

"DPR Papua secara resmi telah menyurat ke masing-masing fraksi atau pimpinan partai. Kami minta segera mengajukan usulan nama-nama yang akan menggantikan wakil mereka di DPR Papua. Namun harus sesuai dengan aturan," kata Decky kepada Jubi, Kamis (27/4/2017).

Hingga kini, DPR Papua masih menunggu usulan nama-nama untuk PAW. Secara kelembagaan, DPR Papua siap melaksanakan PAW selama itu sesuai aturan yang berlaku.

"Hal ini juga telah kami bahas dalam rapat badan musyawarah DPR Papua beberapa waktu lalu. Tapi kalau nama-nama belum diajukan partai, kami tidak bisa memproses PAW nya," ujarnya.

Seorang pengurus Dewan Adat Sentani (DAS), Agapus Kere mengatakan, kekosongan unsur pimpinan dan anggota DPR Papua tidak boleh berlama-lama dan harus segera diisi.

"Ini sekarang siapa punya kewenangan. Apakah partai, pemerintah atau DPR Papua? Rakyat menunggu. Ini merugikan rakyat, karena rakyatlah yang menentukan wakilnya di DPR Papua," kata Agapus Kere pekan lalu. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending


Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us