Follow our news chanel

DPR Papua terima aspirasi mahasiswa Lanny Jaya di halaman asrama

Papua No. 1 News Portal | Jubi , 

Jayapura, Jubi – Mahasiswa Lanny Jaya yang tidak diizinkan menyampaikan pendapat mereka di depan umum, akhirnya berhasil menyampaikan aspirasinya kepada anggota DPR Papua.

Anggota Legislator Papua utusan Lapago Nioulen Kotouki menemui mahasiswa sekira pukul 14.15 WUT di halaman asrama tersebut, setelah para mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi tersebut dihadang di depan asrama mereka.

Koordinator Lapangan Hendrinus Wanimbo mengatakan mereka menuntut Kapolda Papua maupun Panglima Kodam XVII Cenderawasih menarik pasukan organik maupun non organik dari daerah Pirime, Bugukgona, Ayumnati, dan Awina di Kabupaten Lanny Jaya.

“Keberadaan TNI/Polri membuat psikologi masyarakat terganggu,” katanya saat menyampaikan aspirasi di halaman mahasiswa Lanny Jaya, Senin (22/10/2018).

Hendrinus Wanimbo mengatakan ketegangan di daerah tersebut sudah berjalan selama hampir sebulan. Masyarakat ketakutan melaksanakan aktivitas seperti biasanya, bahkan masyarakat biasa diteror,  diintimidasi bahkan ada sekertaris kampung yang dipukuli, ini sangat kerelaluan. 

“Kami kami meminta agar (TNI/POLRI) meninggalkan  daerah Pirime, Bugukgona, Ayumnati, dan Awina, karena keberaan mereka justru membuat warga ketakutan,” katanya.

Loading...
;

Lanjut Hendrinus, selama dua pekan siswa-siswi tidak melaksanakan aktivitas belajar mengajar, dan hal itu sangat menghambat kelanjutan pendidikan mereka.

“Aparat kemanan sudah melanggar hak-hak dasar anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak yang merupakan tugas pemerintah. Kehadiran aparat justu membuat mereka takut dan tidak pergi sekolah,” katanya.

Sementara itu legislator DPR Papua Nioulen Kotouki mengatakan ia aspirasi sudah menerima aspirasi mahasiswa dan selanjutnya akan menyampaikan kepada Ketua DPR Papua untuk dibicarakan bersama.

“Kami akan mengundang mahasiswa juga dalam audience agar aspirasi ini dapat dibahas bersama DPR Papua,” katanya.

Nioulen mengatakan, pekan depan ia akan berangkat ke Lanny Jaya untuk mengecek situasi pendidikan di sana. Ada beberapa sekolah yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Papua, sehingga mereka akan memantau di sana.

Nioulen menyayangkan sikap aparat kepolisian yang dinilainya terlalu berlebihan. Menurutnya polisi harusnya menjalankan aturan sesuai dengan undang undang yang berlaku di Negara ini.

“Artinya mereka bertugas mengawal masyarakat untuk menyampaikan aspirasi ke tujuan. Kalau mereka terus menghadang, lalu siapa dalang pembungkaman ruang demokrasi di Tanah Papua ini,” katanya.(*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top