Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

DPRD Jayapura tangguhkan pembahasan dua raperda

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jayapura menangguhkan uji publik dua rancangan peraturan daerah (raperda) karena belum memenuhi persyaratan secara akademis dan draf yang belum sempurna.

Dari enam raperda yang diusulkan, DPRD hanya membahas/uji publik empat raperda, di antaranya, raperda rentang sistem penyelenggaraan pendidikan, raperda tentang Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), raperda tentang pemerintah kampung dan raperda tentang pengelolaan keuangan kampung.

DPRD Jayapura tangguhkan pembahasan dua raperda 1 i Papua

Sementara dua raperda lainnya yang ditangguhkan (ditunda) adalah raperda tentang danau, sungai mati dan rawa, dan raperda tentang tanah.

Meski demikian, dua raperda ini penting untuk dibahas lagi dan dilakukan uji publik, sebab berkaitan dengan kondisi danau Sentani dan kawasan penyangga di Cagar Alam Siklop (CAS).

“Sungai dan danau penting bagi masyarakat kita, karena ini merupakan sumber kehidupan bagi mereka yang tinggal di bawah kaki Gunung Siklop dan mengkonsumsi ikan dari danau Sentani,” kata Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayapura, Moses Kallem ketika ditemui Jubi di Sentani, Rabu (15/3/2017).

Selanjutnya, kata dia, DPRD akan membahas soal tercemarnya air danau dan sungai sepanjang kawasan penyangga yang mulai mengering akibat ulah manusia.

Loading...
;

“Harus ada proteksi terhadap hal-hal ini sehingga tidak dibiarkan (dirusaki) begitu saja,” katanya.

Wakil Ketua II DPRD Jayapura, Kornelis Yanuaring menilai raperda tentang BUMK yang sudah disahkan menjadi kampung adat sangat tepat bagi masyarakat.

Menurutnya BUMK mempermudah masyarakat untuk mengelola seluruh sumber daya alamnya.

“Dulu masyarakat ragu karena tidak ada pasar. Hasil bumi setengah mati dibawa ke kota untuk dipasarkan. Sekarang kalau sudah ada BUMK, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh untuk memasarkan hasil bumi. Tinggal BUMK yang memainkan peran dan fungsinya,” katanya.

Hal ini dinilanya dapat menjawab persoalan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun mereka harus membuka diri bagi penanam saham dan modal untuk berkontribusi di kampungnya. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top