Follow our news chanel

DPRD Kabupaten Jayapura ajukan lagi satu perda inisiatif

Hermes Felle, saat berdiskusi dengan para kepala kampung di Kabupaten Jayapura - Jubi/Engelbert Wally.
DPRD Kabupaten Jayapura ajukan lagi satu perda inisiatif 1 i Papua
Hermes Felle, saat berdiskusi dengan para kepala kampung di Kabupaten Jayapura – Jubi/Engelbert Wally.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – DPRD Kabupaten Jayapura, kembali mengajukan usulan pembentukkan peraturan daerah inisiatif untuk dibahas bersama pihak eksekutif. Peraturan daerah tersebut tentang pengangkatan dan pemberhentian aparat pemerintah kampung.

“Kepala kampung yang baru menjabat langsung merombak struktur pemerintah kampung padahal ada aturan yang harus diperhatikan (dalam perombakan tersebut). Acuannya, Peraturan Mendagri No 67 tahun 2017 (tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa),” kata Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Jayapura Hermes Felle, Selasa (25/2/2020).

Peraturan Mendagri No 67 tahun 2017 merupakan perubahan atas Peraturan Mendagri No 83 tahun 2015.  Menurut Felle, perangkat desa atau kampung hanya bisa diberhentikan apabila mereka lanjut usia, meninggal dunia atau dipindahtugaskan ke instansi atau kampung lain.

Saat ini, sudah ada lima peraturan daerah (perda) inisiatif dari DPRD yang telah diuji publik di Kabupaten Jayapura. Salah satunya ialah Perda Perlindungan Hukum bagi Masyarakat Miskin.

DPRD Kabupaten Jayapura telah pula melakukan studi banding untuk melihat penerapan perda-perda serupa di daerah lain. Mereka, di antaranya mengunjungi Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur.

“Kebutuhannya memang berdasarkan kondisi daerah masing-masing, tetapi yang terpenting ialah korelasi dalam penegakan regulasinya. Dengan demikian, perda tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Felle.

Loading...
;

Tokoh masyarakat Sentani  Liberth Entong menilai banyak perda saat ini masih belum jelas penerapannya di Kabupaten Jayapura. “Jadi, perda hanya sebatas  lisan (perbincangan) di lingkaran (kalangan) legislatif dan eksekutif. Padahal itu, anggaran untuk menyusun dan mengesahkannya menggunakan uang rakyat.” (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top