Follow our news chanel

Previous
Next

DPRD Nabire kawal kesepakatan penerimaan CPNS

Papua
Unjuk rasa menolak hasil tes penerimaan CPNS, di DPRD Nabire, Selasa (25/8/2020) - Jubi/Titus Ruban.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, JubiPanitia Khusus Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil DPRD Nabire, resmi mengakhiri tugas mereka, kemarin. Panitia khusus atau pansus tersebut dibubarkan lantaran tuntutan para pengusung dianggap telah dipenuhi pemerintah setempat.

“Kesepakatan sudah tercapai antara Pemerintah Kabupaten Nabire dan peserta yang menuntut transparansi tes CPNS (calon pegawai negeri sipil). Ada 274 orang akan diakomodasi (diprioritaskan pada penerimaan berikutnya),” kata Ketua Pansus Seleksi CPNS DPRD Nabire Sambena Inggeruhi, Rabu (30/9/2020).

Pansus sudah mengkroscek kepastian mengenai kesepakatan itu kepada kedua belah pihak. Para pihak tersebut pun membenarkannya.

Walaupun demikian, pansus tetap menyampaikan pertanggungjawaban kerja mereka kepada DPRD Nabire. Laporan tersebut disampaikan dalam rapat pleno dan ditindaklanjuti dengan penerbitan rekomendasi.

“Kami akan mempertegas hal itu (hasil kesepakatan) melalui rekomendasi sidang paripurna. Kami juga akan teruskan kepada komisi yang membidangi pemerintahan agar kesepakatan itu tetap berlaku, sekali pun  bupati telah diganti,” jelas Inggeruhi, yang juga anggota Komisi A DPRD Nabire.

Koordinator Aliansi Masyarakat Adat Nabire Hendrik Andoi mengingatkan pemerintah setempat tidak mengulangi hal serupa pada penerimaan CPNS berikutnya. Mereka harus menaati semua aturan main resmi agar tidak merugikan orang banyak.

“Kami sebagai pendamping (para peserta tes CPNS Nabire) sebenarnya ingin menyelesaikan masalah ini dengan menggugat hasil tes ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara). Karena pandemi Covid-19 dan pilkada, keinginan itu kami urungkan,” kata Andoi, yang juga mantan anggota DPRD Nabire.

Loading...
;

Koordinator Peserta Tes CPNS Nabire Arnando Kawer menambahkan mereka telah menyerahkan daftar 274 peserta yang dijanjikan dipriotaskan dalam penerimaan CPNS berikutnya kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Daftar serupa juga diserahkan kepada Pansus Seleksi CPNS DPRD Nabire.

“Pemerintah sudah mengambil  alih (penyelesaian perkara tersebut). Kami mengikuti saja dan menyerahkannya (pengawalan perkembangan selanjutnya) kepada Aliansi Masyarakat Adat Nabire sebagai pendamping,” kata Kawer. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top