HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Dua jembatan di Kabupaten Manggarai Barat putus akibat banjir

Jembatan putus, pixabay.com
Dua jembatan di Kabupaten Manggarai Barat putus akibat banjir 1 i Papua
Jembatan putus, pixabay.com

Pemerintah terpaksa membuat jembatan darurat agar arus transportasi bisa kembali lancar.

Papua No. 1 News Portal | Jubi , 

Kupang, Jubi – Sebanyak dua jembatan nasional yang menghubungkan Kabupaten Manggarai Barat dan kabupaten lainnya di Pulau Flores tak bisa dilalui akibat putus tergerus banjir. Pemerintah terpaksa membuat jembatan darurat agar arus transportasi bisa kembali lancar.

Dua jembatan di Kabupaten Manggarai Barat putus akibat banjir 2 i Papua

“Ada satu jembatan yang putus yakni Jembatan Wailia serta Jembatan Waemese yang tergerus banjir, sehingga saat ini arus transportasi ke Labuan dari Ruteng terputus,” kata Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah 3 Nusa Tenggara Timur, Ori Papote, Jumat, (8/3/2019).

Baca juga : Dua kampung di Distrik Wame terisolir akibat jembatan putus

Jembatan Riffi putus, aktivitas dua kampung lumpuh

H-5, jembatan Toli putus, KPUD terkenda distribsi logistik Pilkada

Menurut Ori, upaya pembuatan jembatan darurat membutuhakan waktu yang lama, sekitar dua atau tiga hari ke depan baru bisa dilalui. Ia memastikan telah mengirim alat berat yang sudah bergerak ke lokasi.

“Baik dari Lembor maupun dari Labuan Bajo untuk secepatnya membuat jembatan darurat,” kata Ori menambahkan.

Selain jembatan yang putus, kurang lebih 21 titik longsor juga terjadi di kabupaten itu sehingga menutup jalan nasional. Lokasi longsor, kata dia, di kilometer 349 dan kilometer 355, namun sejumlah alat berat juga sudah membersihkan jalan dari longsoran tersebut.

Berita terkait : Jembatan ambruk di Kamwolker lumpuhkan transportasi warga

Pembangunan Jembatan Hamadi-Holtekamp overprestasi

Longsor putuskan akses jalan di Tapanuli Selatan

Namun ada dua titik longsor yang paling parah, yakni di Kampung Roe, Desa Golo dan Kampung Laos, Desa Culun, Kecamatan Mbeliling.

Ori menyatakan banjir maupun longsor itu terjadi akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat dalam beberapa hari terakhir. Selain beberapa rumah terendam banjir, dua kendaraan roda empat dan dua, serta satu kios tertimbun longsor.

“Hingga saat ini, belum ada laporan soal korban jiwa akibat banjir serta longsor di daerah itu,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top