Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Dua warga sipil Nduga, Papua tewas, diduga ditembak anggota TNI

Masyarakat Nduga, Papua
Masyarakat Nduga pada hari Minggu (19/7/2020) seharian menduduki jalan ke Bandara Keneyam menuntut jenazah Selu dan Elias Karunggu dimakamkan di ujung bandara Keneyam - Dok. Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dua warga sipil di Kabupaten Nduga tewas karena ditembak. Keduanya diduga ditembak oleh oknum anggota TNI yang bertugas di Kabupaten tersebut pada hari Sabtu (18/7/2020).

Sumber Jubi di Nduga, mengatakan sekitar pukul 15.00 waktu setempat, telah terjadi penembakan terhadap dua orang penduduk sipil berstatus pengungsi pasca peristiwa 2 Desember 2018 di Distrik Yigi, Nduga.

“Kedua korban ini adalah ayah dan anaknya. Atas nama Selu Karunggu (anak) dan Elias Karunggu (ayah),” ungkap sumber Jubi ini melalui sambungan telepon, Minggu (19/7/2020).

Dua warga sipil Nduga, Papua tewas, diduga ditembak anggota TNI 1 i Papua

Keduanya, menurut sumber Jubi ini ditembak oleh pasukan TNI di saat pengungsi yang berasal dari tiga distrik yakni Distrik Kagayem, Distrik Yal dan Distrik Paro yang selama ini bertahan di hutan tempat pengungsian memutuskan menuju ke Kèneyam ibukota Kabupaten Nduga. Namun setelah menyeberang sungai Keneyam tidak jauh dari kota Keneyam ibukota Nduga keduanya ditembak oleh anggota TNI.

“Lokasi kejadian di kampung Masanggorak di pinggir Sungai Keneyam. Sudah dekat Keneyam. Hanya setengah kilometer dari kota Keneyam. TNI yg lakukan di pinggir kali. Mereka bikin pos darurat di pinggir Sungai Keneyam,” lanjut sumber Jubi ini.

Keduanya, menurut sumber Jubi ini, tiba terlebih dulu di Sungai Keneyam sebelum rombongan pengungsi dari tiga distrik yang sama-sama menuju Keneyam tiba.

Insiden penembakan yang menewaskan dua warga sipil ini menyebabkan pemerintah daerah dan masyarakat Nduga pada hari Minggu (19/7/2020) seharian menduduki jalan ke Bandara Keneyam dan meminta jenazah kedua korban untuk dimakamkan sore itu juga di pinggir bandara Keneyam.

Loading...
;

“Pemda dan masyarakat Nduga meminta Presiden RI Joko Widodo bertanggung jawab atas kasus ini dan menarik Pasukan TNI dan Polri dari seluruh Kabupaten Nduga,” jelas sumber Jubi.

Anak dan ayahnya ini kemudian dikubur di lokasi makam supir Wakil Bupati Nduga yang juga ditembak beberapa waktu lalu.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria yang dikonfirmasi Jubi mengaku belum mengetahui insiden tewasnya dua warga sipil ini.

“Terimakasih atas informasinya. Saya baru tahu juga info tersebut. Sementara berita tersebut sedang dicek, bila ada perkembangan akan disampaikan,” jawab Kapendam. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top