Follow our news chanel

Previous
Next

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

EcoNusa Papua Barat
Dukungan peralatan pertanian untuk menunjang ketersediaan pangan lokal di Kampung Arefi Timur, Distrik Batanta Utara, Kabupaten Raja Ampat. - Dok. EcoNusa

EcoNusa salurkan bantuan pandemi Covid-19 bagi 12 kampung di Raja Ampat

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sejumlah 13 relawan Yayasan EcoNusa telah mengunjungi 12 kampung di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, dengan kapal pinisi, untuk memberikan bantuan kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Ekspedisi EcoNusa Covid-19 Response itu berlangsung selama 14 hari, dan berakhir pada 25 September 2020 lalu.

Sejumlah 13 relawan itu terdiri dari Tim Penanganan Covid-19 EcoNusa, relawan kesehatan, relawan pertanian, dan tim dokumentasi. Mereka mengunjungi sejumlah 12 kampung di Raja Ampat, yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai nelayan atau penyedia jasa ekowisata bahari yang terdampak pandemi Covid-19.

EcoNusa Covid-19 Response Expedition itu berkeliling memberikan bantuan kesehatan, seperti pemberian Alat Pelindung Diri (APD). Bersama-sama Asosiasi Homestay Raja Ampat, EcoNusa memberikan sosialisasi dan bantuan bagi ekowisata yang terdampak pandemi dan penyuluhan protokol kesehatan.

Dalam keterangan pers tertulisnya, Project Leader EcoNusa Covid-19 Response Expedition, Cory Adriani Kapa mengatakan ekspedisi itu dilakukan agar masyarakat Raja Ampat lebih memahami wabah Covid-19, serta cara melindungi diri dari paparan virus korona. Program itu juga mendorong masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tanpa harus keluar kampung yang meningkatkan risiko masyarakat terpapar Covid-19.

Baca juga: Econusa dan Pemprov Papua Barat tempa sejumlah pemuda jadi peneliti

“Selain memberikan penyuluhan kesehatan dan [bantuan alat] pertanian, EcoNusa Covid-19 Response Expedition juga memberikan beberapa bantuan yang dibutuhkan masyarakat seperti APD lengkap, benih, pupuk tanaman dan alat pertanian, atap daun sagu dan dinding ikat untuk pengelola homestay,” ujar Cory.

Pengelola ekowisata Kampung Sawinggrai Distrik Meos Mansar, Mama Tabita mengatakanberkebun dan mencari ikan merupakan cara efektif untuk tetap bertahan dalam kondisi pandemi Covid-19. Ia menyatakan pandemi Covid-19 berdampak terhadap pengelola homestay.

Loading...
;

“Pandemi ini merupakan momen dimana alam dapat beristirahat dari keramaian wisatawan. Dengan adanya bantuan dari tim EcoNusa berupa atap dan dinding, kami dapat membenahi lima homestay kami,” kata Mama Tabita, sebagaimana dikutip dari keterangan pers EcoNusa.

Perjalanan tim EcoNusa Covid-19 Response Expedition telah berakhir pada 25 September 2020. Selama 14 hari, tim itu telah mengunjungi 12 kampung di Raja Ampat, yakni Arefi, Urbinasopen, Saprokren, Yenbuba, Sawinggrai, Arborek, Selpele, Mainyafun, Saukabu, Kalyam, Solol dan Amdui.

Yayasan EcoNusa masih terus akan memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku. Para pihak yang ingin memberikan bantuan serupa melalui Yayasan EcoNusa dapat melakukan donasi https://kitabisa.com/campaign/bakudukungcegahcovid.(*)

Editor: Admin Jubi

Scroll to Top