HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Eksekutif dan Legislatif Nabire rapat bahas anggaran Covid – 19

papua
Foto ilustrasi, penyusunan laporan keuangan. - pixabay.com
Papua No.1 News Portal

Nabire, Jubi – Eksekutif dan legislatif Kabupaten Nabire melakukan rapat koordinasi, membahas penggunaan anggaran daerah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Ketua sementara DPDR Nabire, Suyono membenarkan rapat telah dilaksanakan pada sabtu (6/6/2020). Pada Rapat tersebut, pihaknya telah mendengarkan penjelasan dari pemerintah daerah dalam penggunaan anggaran.

Dikatakannya, sesuai penjelasan pemerintah daerah melalui tim anggaran Kabupaten, anggaran penanganan Covid – 19 yang direncanakan, senilai 56 Miliar rupiah yang diusulkan kepada Pemerintah Pusat. Kini yang sudah terealisasi kurang lebih ada 33 Miliar.

Eksekutif dan Legislatif Nabire rapat bahas anggaran Covid - 19 1 i Papua

“Menurut keterangan, ada tiga poin utama dalam penggunaan anggaran ini yaitu, pencegahan dan penanganan covid-19 yang terpusat di kesehatan, bantuan sosial yang dikoordinir oleh Dinsos seperti BLT
dan bantuan sembako serta jaminan pengaman sosial, ini yang baru dilihat sampai di mana dan sejauh mana masyarakat Kabupaten Nabire kena dampak pandemi pelaksanaannya,” kata Suyono.

Ia menjelaskan total anggaran belanja DPRD Nabire tahun 2020 sebesar Rp20 Miliar namun telah dipangkas sebesar Rp6 Miliar untuk penanganan Covid – 19. Akan tetapi, Suyono mengaku DPR Nabire belum mengajukan Rencana Kerja Anggaran (RKA) kepada tim keuangan dalam hal ini pihak eksekutif.

Sebelumnya pada 2019, anggaran DPRD Nabire berkisar 42 hingga 44 miliar Rupiah. Tahun 2020 ini dialokasikan sebesar 20 miliar Rupiah dan dengan munculnya pandemi dengan berbagai aturan yang ada maka diamanatkan untuk digeser 6 Miliar.

“Jadi tentunya kami bersama Sekwan akan menyusun RKA pergeseran ini dan melaporkan kepada keuangan,” jelasnya.

Loading...
;

Terpisah, Anggota DPRD Nabire, Fraksi Nabire Bersatu, Sambena Inggeruhi menambahkan, menurut keterangan kepala keuangan Nabire, realisasi anggaran daerah untuk penanganan Covid 19 sudah mencapai sebanyak 70 persen.

Namun demikian, pihaknya meminta kepada tim anggaran Kabupaten untuk merinci seluruh penggunaan anggaran dari masing – masing OPD untuk melaporkan secara terinci kepada DPRD Nabire.

Menurutnya, pergeseran dan pemangkasan anggaran itu perlu dibahas bersama seluruh kepala OPD. Agar diketahui jelas pos anggaran mana saja yang digeser sesuai Juknis.

“Setelah itu baru disusun kesepakatan bersama, agar menjadi dasar di masing – masing OPD pada saat akan mempertanggung jawabkan anggaran itu,” ujarnya.

Ia mencontohkan di Sekwan, bahwa yang dipangkas adalah 6 Milar dari total 20 Miliar anggaran DPRD Nabire Tahun 2020. Bahwa yang dipangkas adalah anggaran perjalanan dinas luar daerah, agar jelas penggunaannya. Begitu juga yang seharusnya diberlakukan di setiap OPD.

“Jangan hanya main pangkas tanpa ada rincian yang jelas,belum ada dilakukan koordinasi dengan OPD terkait. Kalau alasannya situasi hari ini urgen bagi saya tidak masuk akal. Harus jelas,” tegasnya.

Editor: Syam Terrajana

 

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa