HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Empat distrik di Jayawijaya dibantu alat pemintal benang noken

Penyerahan bantuan mesin pintal benang noken di Distrik Pyramid oleh Kepala DPMK-PTSP Jayawijaya. -Jubi/Dok Pribadi Karel Tehupuring
Penyerahan bantuan mesin pintal benang noken di Distrik Pyramid oleh Kepala DPMK-PTSP Jayawijaya. -Jubi/Dok Pribadi Karel Tehupuring

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Empat distrik di Kabupaten Jayawijaya yaitu Kurulu, Siepkosi, Pyramid dan Asotipo mendapat bantuan alat pemintal benang asli pembuat noken, dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua. Alat yang diserahkan itu untuk mempermudah perajin noken dalam pembuatan benang asli yang terbuat dari serat kayu.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Koperasi dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMK-PTSP), Karel Tehupuring, mengatakan bantuan berasal dari dana bantuan provinsi tahun 2020 dan penyalurannya di daerah bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan.

“Kami berupaya menolong masyarakat khususnya perajin noken, aksesori, dan pangan olahan untuk menyosong PON 2020, dan pada Senin (9/3/2020), kami menyerahkan bantuan di Distrik Pyramid khususnya di Kampung Perabaga. Kepada kelompok perajin noken diberikan satu set mesin pemintal benang noken,” katanya, di Wamena, Selasa (10/3/2020).

Menurutnya, mesin tersebut merupakan teknologi sederhana untuk membantu perajin noken, agar tidak lagi kesulitan mendapat bahan baku benang pembuat noken asli.

“Yang kami topang, yang kami anggap sebagai sentra-sentra noken, sehingga mereka bisa mempersiapkan diri untuk mendukung semarak PON 2020 nanti. Kami harapkan juga ada produksi dalam jumlah tertentu, ketika diminta dalam PON nanti,” katanya.

Selain itu, katanya, pemerintah daerah juga melakukan simulasi bagaimana agar masyarakat paham cara membudidaya pohon, yang serat kayunya bisa dijadikan benang noken.

Loading...
;

“Kami harap kebun-kebun pohon atau tanaman penghasil benang noken ini terus dikembangkan dan dibudidayakan masyarakat, dan masyarakat menyatakan kesiapannya, sehingga tak lagi merasa kesulitan atau jauh mencari bahan bakunya,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayawijaya, Alpius Wetipo, mengatakan selain dapat mengembangkan produksi noken, nantinya bisa dibuat sanggar-sanggar perajin atau sebagai kampung wisata.

“Makanya kami koordinasi dengan DPMK-PTSP bahwa hal itu harus dilakukan. Kita akan buka sanggar-sanggar atau kampung wisata, sehingga wisatawan yang datang bisa langsung membuat noken atau mempraktikkannya di tempat,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa