Enam negara Kepulauan Pasifik masih masuk daftar hitam perpajakan UE

Port Vila, Vanuatu. - Islands Business

Papua No.1 News Portal | Jubi

Suva, Jubi – Enam negara Kepulauan Pasifik yang saat ini ada dalam daftar hitam pajak Uni Eropa, terdaftar sebagai ‘non-kooperatif’. Negara-negara itu Samoa Amerika, Fiji, Guam, Palau, Samoa, dan Vanuatu.

Daftar hitam Uni Eropa dibentuk pada tahun 2017 untuk melawan persoalan penghindaran pajak yang merajalela. Daftar itu diperbarui secara berkala, tetapi masih juga menjadi titik topik perdebatan besar di Pasifik.

‘Yurisdiksi-yurisdiksi’ lainnya yang juga terdaftar sebagai non-kooperatif itu termasuk Panama, Trinidad, dan Tobago, dan Kepulauan Virgin. Sementara Australia, Eswantini, dan Maladewa telah dikeluarkan dari daftar setelah melakukan reformasi atas sistem perpajakannya.

Kelompok yang disebut International Consortium of Investigative Journalists dan mitra-mitra medianya baru-baru ini menerbitkan dokumen-dokumen keuangan terkait data finansial lepas pantai yang bocor, ini dijuluki Pandora Papers.

Menyusul bocornya Pandora Papers, pemerintah Samoa telah angkat suara, menekankan bahwa dengan adanya perubahan peraturan yang signifikan di negara itu, akan sangat sulit untuk menyalurkan uang gelap ke negara itu saat ini.

Disadur dari Pacific Beat, Samoa International Finance Industry (SIFA) percaya Samoa telah digambarkan secara tidak adil dalam laporan-laporan media yang membahas kebocoran dokumen tersebut.

Menurut pernyataan SIFA, “sebagian besar hal yang dimasukkan dalam laporan media itu sudah lama terjadi dan merujuk pada peristiwa-peristiwa yang terjadi pada 1980-an dan 1990-an. Sudah ada perkembangan dalam hal regulasi, yang signifikan dan lebih layak sejak saat itu.”

Loading...
;

SIFA menambahkan bahwa Samoa telah menandatangani berbagai perjanjian dan mengambil langkah-langkah dalam hal transparansi pajak dan pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme. (Islands Business)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top