Follow our news chanel

Enam Puluh orang ditahan di Kepulauan Solomon, tolak pembalakan kayu

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Vila, Kepolisian Kepulauan Solomon menahan 60 orang yang terlibat perselisihan pembalakan kayu di Provinsi sebelah Barat.

Mereka yang ditahan, menurut laporan, telah melakukan kontak senjata di camp Vasara di Rendova dan menuntut perusahaan asing, Oceanic Trading, meninggalkan area itu dalam tujuh hari.

Polisi Gizo mengatakan penjaga keamanan camp terluka saat gangguan tersebut dan peralatan mereka dirusak.

Komisioner polisi Mathew Varley mengatakan polisi sebelumnya mencoba menenangkan situasi dengan mengirimkan para petugas ke lokasi itu.

Orang-orang yang ditangkap ada di tahanan polisi Gizo setelah dikirimkan ke sana oleh kapal patrol polisi.

Tahun lalu, Pemerintah Solomon sempat menjanjikan tidak akan menebitkan izin bagi perusahaan asing yang baru terdaftar di bisnis pembalakan kayu.

Loading...
;

Dikatakan, pemerintah sedang mengambil langkah untuk mengontrol masuknya perusahaan asing sekaligus mengontrol masuknya perusahaan ilegal dan mendapatkan konsesi kehutanan tanpa ijin.

Namun pemerintah juga ingin memastikan pemilik sumber daya mendapat manfaat maksimal dari sumber daya hutan mereka.

Langkah kontrol baru tersebut dikatakan hendak membantu pencatatan resmi atas semua kayu log, pengapalan dan bongkar muat lepas pantai.

Pemerintah waktu itu mengatakan sangat penting hutan-hutan yang masih tersisa dimanfaatkan dengan resmi dan berkelanjutan oleh perusahaan yang berkelakuan baik, sementara pemilik sumber daya juga mendapatkan kesempatan memperoleh manfaat maksimum.

Langkah lainnya termasuk menetapkan kriteria standar minimum komplain bagi perusahaan-perusahaan pembalak kayu.(*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top