HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Enam tersangka rusuh Wamena tolak disidang di Biak

Pengacara saat berdiskusi dengan para tersangka rusuh Wamena di halaman lembaga pemasyarakatan setempat. -Jubi/Dok. pribadi PH
Pengacara saat berdiskusi dengan para tersangka rusuh Wamena di halaman lembaga pemasyarakatan setempat. -Jubi/Dok. pribadi PH

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Enam tersangka rusuh Wamena 23 September 2019, menolak persidangan mereka dipindahkan ke luar Wamena, yang menurut informasi akan dilaksanakan di Pengadilan Negeri Biak.

Keenamnya merupakan tersangka dari total 16 orang yang ditetapkan, dimana sembilan orang di antaranya telah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Wamena. Enam tersangka ini akan menjalani sidang di Biak berdasarkan fatwa Mahkamah Agung (MA), dengan alasan faktor keamanan.

“Jadi dikhawatirkan jika sidang di Wamena tidak berjalan lancar atas dasar keamanan, jadi ada surat dikirim ke MA untuk memindahkan wilayah sidang ke luar Wamena. Lalu MA menanggapi tetapi surat fatwa yang turun terlambat. Sehingga dari 16 tersangka ini, karena bertepatan dengan perpanjangan penahanan yang semakin lama semakin mepet, maka sembilan orang disidang di Pengadilan Negeri Wamena, sedangkan enam dialihkan ke PN Biak atas dasar fatwa MA yang turun 22 Januari 2020,” kata penasehat hukum tersangka, Mercy Waromi, kepada wartawan di Wamena, Senin (2/3/2020).

Menurutnya, tim pengacara tersangka berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Jayawijaya, agar keenamnya tetap disidangkan di Wamena karena situasinya sudah kondusif. Akan tetapi karena fatwa MA sudah turun, tinggal tergantung pada Pengadilan Negeri Wamena, dalam menanggapi keputusan MA tersebut.

Mercy mengaku, ia mendapat informasi kalau keenam tersangka direncanakan akan diberangkatkan ke Biak dari Wamena, pada Selasa (3/3/2020). Sehingga tim pengacara langsung menanyakan hal itu ke Kejaksaan Negeri Jayawijaya, karena keenamnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (2/3/2020), di klinik Polres Jayawijaya.

“Saya tahu mereka mau diberangkatkan ke Biak itu saat melintas di depan Lapas Wamena ada mobil tahanan Kejaksaan, terus keenamnya keluar lalu saya mampir dan menanyakan ke jaksa, dan jaksa bilang kalau mereka ini mau dibawa ke klinik polres, untuk cek kesehatan karena besok akan diberangkatkan ke Biak,” ungkapnya.

Loading...
;

“Sehingga kami ke Kejaksaan untuk klarifikasi kenapa tidak ada pemberitahuan ke kami, agar kami juga bisa sampaikan ke keluarga supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Namun saat dikonfirmasi kembali Selasa (3/3/2020), Mercy mengaku sampai saat ini tim pengacara tersangka belum menerima surat pemberitahuan kepada keluarga, kalau keenamnya akan diberangkatkan ke Biak.

“Bahkan, pagi harinya ketika akan dibawa ke Bandara Wamena dari lapas, terpaksa dibatalkan karena keenamnya tetap tak ingin disidang di Biak, dengan alasan ke sembilan tersangka lainnya telah disidang di Wamena,” katanya.

“Tadi pagi sempat negosiasi juga antara Kasat Reskrim Polres dan Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Jayawijaya dengan keenamnya, dan mereka tidak mau berangkat, sehingga seluruh tiket dibatalkan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kekhawatiran para tersangka ketika akan dipindahkan ke Biak, karena mereka takut akan jaminan keselamatan dan mengira setelah putusan nanti, mereka tetap di Biak.

“Kami memberikan pemahaman ke mereka hanya proses sidang saja di Biak, sedangkan setelah putusan akan kembali ke wilayah tempat kejadian. Mereka tidak terima karena tidak ada penyampaian kepada mereka, supaya mereka bisa menyiapkan hal-hal misalnya memberitahukan ke keluarga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Togar Rafilion, mengaku terkait informasi keenam tersangka akan disidang di Wamena atau di Biak, masih menunggu koordinasi Kapolda dengan Kajati Papua.

“Tadi saya sudah sampaikan ke kapolda, beliau sampaikan nanti akan dirapatkan lagi dengan Kajati Papua. Yang pasti surat pemberitahuan ke pihak keluarga tersangka sudah dikeluarkan, dan tidak berpengaruh pada masa penahanan keenamnya sejauh ini,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa