Eunike Ohee, jual lukisan kulit kayu penuhi kebutuhan keluarga

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Lukisan kulit kayu khombouw (bahasa Sentani) yang dipamerkan pada ajang Festival Danau Sentani (FDS) X, Senin (19/6/2017) di Pantai Kalkhote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura ternyata tak hanya untuk pameran. 

Penjual lukisan kulit kayu, Eunike Ohee mengaku dirinya menjual lukisan kulit kayu tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

“Bahan kulit kayu yang kita ukir ini dibuatkan tas tangan dengan berbagai ukuran. Ukuran besar biasa kami beri harga Rp 300.000, sementara untuk ukuran buku tulis dan map kami beri harga Rp 250.000. Topi dan ikat kepala tergantung ukuran, Rp 250.000-Rp 300.000 per buah. Biasanya diikutkan dalam pameran,” katanya kepada Jubi di Khalkote, Senin (19/6/2017). 

Ia mengaku pernah mendapatkan Rp 55 juta sekali pameran. Sementara saat FDS dirinya meraup hingga Rp 15 juta. 

“Biasanya hasil yang kami dapat ini dibagi juga dengan orang-orang yang turut membantu pembuatan hasil karya ini. Selain itu digunakan untuk kebutuhan biaya sekolah anak-anak dan kebutuhan ekonomi keluarga,” ujar ibu empat anak ini.  

Salah satu pengunjung FDS, Sumiyati mengaku sangat tertarik dengan kerajinan tangan, terutama lukisan kulit kayu yang dipamerkan. Selain memiliki ciri khas daerah, tas tangan ini unik dibandingkan produk-produk modern.

Loading...
;

“Saya secara pribadi sangat menggemari dan mengagumi kreativitas mama-mama di sini, yang mampu menciptakan tas tangan dari kulit kayu. Hingga saat ini saya sudah memiliki kurang dari tujuh tas yang saya beli dalam ajang FDS dan pameran budaya. Tujuan utama ke FDS pasti saya datang membeli tas ini,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top