Follow our news chanel

Previous
Next

Faktor non teknis menghambat, tetapi Persipura harus fokus bertanding

Pelatih kepala Persipura Jayapura Jacksen F. Tiago – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi- Pada setiap kompetisi sepak bola di Indonesia, selalu saja ada hal-hal di luar dugaan. Terutama faktor non teknis yang sifatnya menghambat. Tim Mutiara Hitam Perspiura harus fokus dalam setiap pertandingan guna meraih poin sempurna.

Hal ini dikatakan pelatih Kepala Persipura Jacksen F Tiago kepada Jubi di Lapangan PLTD Waena, Kota Jayapura, Jumat (24/1/2020).

“Itu sesuatu yang menghambat tetapi kita tetap fokus dalam bermain dan meraih kemenangan dalam bertanding,”katanya usai mengamati pemain muda yang ikut seleksi masuk Persipura 2020.

Faktor non teknis dalam sepak bola di Indonesia sesuai pantauan Jubi, bisa saja terjadi meliputi keputusan si pengadil di tengah lapangan, Apalagi di sepak bola Indonesia belum ada VAR atau Asisten wasit video (Dalam bahasa Inggris artinya Video Assistant Referee). Jadi VAR adalah asisten wasit sepak bola yang bertugas meninjau keputusan wasit kepala dengan melihat rekaman video instan.

Bukan hanya itu saja, non teknis lainnya adalah perubahan jadwal dalam kompetisi, hal ini jelas mengganggu persiapan tim jelang kompetisi. Misalnya saja dalam kick-off Liga 1 musim 2020 akan digelar pada 28 Februari 2020. Padahal sebelumnya direncanakan pada 1 Maret 2020 mendatang.

Tim Mutiara Hitam sendiri sudah bertolak ke Batu, Malang untuk training center guna berlatih serius jelang kompetisi. Walau demikian pihak manejemen Persipura sendiri tak mempersoalkan soal perubahan jadwal kompetisi.

Loading...
;

Sekretaris Umum Persipura Rocky Babena mengatakan tak menjadi soal yang penting dalam RUPS operator harus konsisten dan terbuka ke klub. Masalah ini lanjut mantan wartawan Cenderawasih Pos ini terkadang antara kesepakan dan implementasi di lapangan berbeda alias tidak sama.

Lebih lanjut dikatakan soal jadwal yang berubah-ubah, subsidi untuk klub seringkali terlewatkan.Begitupula dalam menjalankan sanksi atau dalam penegakan regulasi hanya klub yang mendapat sangsi jika salah. Mestinya kata dia wasit dan perangkatnya juga harus kena sanksi jika melanggar.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Cucu Somantri menargetkan kick off kompetisi Liga 1 Indonesia digelar pada 29 Februari 2020. Cucu yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI berharap jadwal yang disusun bisa lebih baik dari musim lalu yang menurut dia amburadul.

“Dengan jadwal yang kami bikin itu, akan lebih longgar dan lebih bagus,” kata Cucu saat dihubungi Tempo, Jumat, 24 Januari 2020. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB telah memilih Cucu resmi sebagai Direktur Utama.

Soal subsidi bagi klub menurut Cucu akan dinaikan dari musim 2019 hanya Rp 7,5 miliar saja.Subsidi untuk klub asal Papua bakal lebih besar karena faktor jarak tempuh.(*)

Editor: Syam Terrajana

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top