Follow our news chanel

FBLB: Hanya satu Noken disiapkan untuk rekor MURI

 

FBLB: Hanya satu Noken  disiapkan untuk rekor MURI 1 i Papua
Noken dari bahan benang pabrikan yang dibuat di Distrik Asotipo yang akan jadi pelengkap di pembukaan FBLB 2019 nanti-Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama panitia Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2019 memastikan, hanya akan ada satu Noken saja yang akan disiapkan untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Itu adalah Noken asli berbahan benang dari kulit kayu sepanjang 30 meter yang saat ini sedang dikerjakan di Distrik Kurulu.

“Noken terbesar ini akan tetap ditampilkan di pembukaan FBLB 7 Agustus 2019, disaat gladi bersih pun Noken itu akan dibawa,” kata Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua kepada wartawan usai rapat koordinasi persiapan FBLB di kantor bupati, Rabu (31/7/2019).

Untuk mempersiapkan semuanya, seluruh kepala distrik pun telah dilibatkan untuk sukseskan FBLB yang ke 30 tersebut.
“40 kepala distrik sudah siap kerahkan warganya untuk berpartisipasi dalam pergelaran seni budaya yang akan ditampilkan nanti,” katanya.

Panitia pelaksana FBLB, Atika Paramita mengatakan pengerjaan Noken raksasa tersebut hingga saat ini telah mencapai 90 persen.

Loading...
;

“Noken ini dikerjakan oleh kelompok warga yang ada di kampung Wagawaga, Distrik Kurulu, Jayawijaya dan akan masuk rekor MURI, sedangkan untuk Noken benang pabrikan yang ada di Distrik Asotipo tetap diakomodir sebagai pelengkap,” kata Atika.

Menurut dia, yang telah masuk kontrak panitia hanya noken asli yang ada di Distrik Kurulu, sehingga untuk rekor MURI panitia merasa tidak ada masalah.

Menurutnya, dipilihnya tas Noken asli yang akan masuk dalam rekor MURI itu, sejalan dengan pesan UNESCO yang menyatakan perlunya pemberdayaan adalah tas tradisional sehingga bahannya juga harus diambil dari alam. Bukan dengan bahan pabrikan.

“Kami pastikan yang mendapat sertifikat rekor MURI cuma satu Noken yang disiapkan panitia, sementara Noken dari bahan pabrikan itu ditangani Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayawijaya,” katanya.

Harga Noken asli di Kurulu sudah disepakati bersama dengan panitia Rp 90 juta, sementara Noken rajutan benang pabrikan itu telah dilakukan pembayaran uang muka Rp 45 juta dengan sistem panitia membeli Noken dari mama-mama perajin .

“Noken asli 2 Agustus nanti sudah selesai, dan 3 Agustus nya akan dibawa ke lokasi FBLB untuk gladi yang nantinya akan dibawa ke lokasi festival bersama penari yang disiapkan,” katanya.

“Noken nya sudah capai 25 meter dari 30 meter yang ditargetkan, dan dikerjakan oleh 10 orang perajin,” sambung Atika. (*)

Editor: Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top