Follow our news chanel

FDS, pihak ketiga harus paham budaya lokal

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Sentani,Jubi – Pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) ke XI 2018 ditangani langsung oleh pihak ketiga. Banyak pihak menilai pelaksanaan kegiatan belum memahami budaya lokal setempat, di lokasi  pelaksanaan ajang tahunan itu,  masih terlihat ornamen modern yang ditampilkan.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan kawasan tempat digelarnya FDS harus dibangun ornamen budaya seperti rumah adat dari setiap suku di Kabupaten Jayapura.

Hal ini dimaksud agar ada informasi budaya dari setiap suku di Papua,  dapat disampaikan disana. Selain itu juga nilai budaya yang menjadi jati diri orang asli Papua tidak hilang begitu saja.

“ Memang dalam pelaksanaan FDS masih saja ada kekurangan dan miskomunikasi dan koordinasi yang terjadi. Ke depan hal – hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi,” ujar  Awoitauw saat ditemui di lokasi FDS Kawasan Wisata Pantai Khalkote. Senin (18/6/2018).

Disinggung soal kesiapan panitia pelaksana, orang nomor satu di Kabupaten Jayapura itu  meyakinkan acara pembukaan FDS tetap dilaksanakan pada 19 Juni 2018.

“ Ini yang pertama kalinya (FDS) ditangani  pihak ketiga. Masyarakat juga perlu dibiasakan  menerma serta aktif terlibat dalam pelaksanaannya. Perlahan-lahan pasti akan berubah,” jelasnya.

Loading...
;

Hal senada juga disampaikan oleh Parmenas salah satu masyarakat Kampung Harapan, menurutnya FDS kali ini masih sama dengan sepuluh Tahun yang sudah terlewati.

“ Kita sebagai masyarakat juga agak kebingungan dengan adanya pihak ketiga, makanya tidak ada koordinasi dan komunikasi yang jelas. Ini persiapan baru saja dilaksanakan satu hari sebelum pembukaan besok,” katanya. (*)

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top