Follow our news chanel

Previous
Next

Frederika Giyai bahagia karyanya diterbitkan pertama kali

Peserta diskusi peluncuran buku kumpulan puisi Sisir Bambu - dok/Alfrida Yamanop
Frederika Giyai bahagia karyanya diterbitkan pertama kali 1 i Papua
Peserta diskusi peluncuran buku kumpulan puisi Sisir Bambu – dok/Alfrida Yamanop

Berharap adanya buku antologi puisi khusus perempuan Papua  yang menginspirasi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Frederika Giyai, salah seorang Penulis Puisi Pemula yang turut berpartisipasi dalam menulis Buku Antologi “Sisir Bambu” mengaku senang dengan karya yang diterbitkan bersama perempuan Papua lainnya.

“Terimakasih dan semua yang sudah terlibat dalam penyelesaikan buku ini. Semoga rencana-rencana selanjutnya untuk berkumpul dan menulis lagi bersama,” kata Frederika Giyai, kepada Jubi, Senin, (4/11/2019).

Berita terkait : Ini karya sastra para penulis perempuan Papua

Giay, berharap adanya buku antologi puisi khusus perempuan Papua  itu bisa menginspirasi perempuan-perempuan asli Papua lain dalam menulis. “Dan juga bisa menginspirasi generasi muda ditingkat sekolah, SD, SMP dan SMA di Tanah Papua,” kata Giyai menambahkan.

Ia menyarankan agar sering digelar pelatihan menulis untuk pemula dan dan perempuan Papua untuk membangkitkan penulis muda di Papua.

Loading...
;

Baca juga : Ini karya sastra para penulis perempuan Papua Perempuan Papua dan Sagu yang serba ambigu

Tercatat Giay menyumbangkan dua Puisi berjudul, “Kerinduan Untuk Uli dan Bulan di Tengah Malam dalam” yang masing-masing memunyai makna yang tersirat.  Puisi yang ia tulis itu menceriterakan tentang kerinduan untuk seseorang yang telah pergi jauh. Sedangkan “bulan di tengah malam” mengisahkan tentang seorang yang sedang meratapi hidup kelam namun penuh keyakinan untuk hidup yang lebih baik di hari esok.

Giyai mengaku karya puisi karyanya itu sebelumnya tidak terpikirkan untuk diterbitkan dalam buku. “Tetapi saya tetap akan menuliskan puisi dan berus menuliskan karya sastra lainya,” katanya.

Pegiat Sastra di Papua Alfrida Yamanop mengatakan, Antologi Puisi Perempuan Papua “Sisir Bambu” merupakan bagian dari Program Buku Perempuan Papua yang digagasnya tahun 2018.

“Program Buku Perempuan Papua direncanakan menghasilkan kumpulan tulisan perempuan Papua dari Provinsi Papua dan Papua Barat  dalam bentuk puisi, cerpen dan esai,” ujar  Yamanop.

Program buku perempuan Papua ia sebut sebagai proyek ambisius yang muncul di benak para penulis yang bergerak memproduksi karya sastra lewat proyek buku puisi perempuan sebagai gerakan sastra feminisme.

“Gerakan ini sejalan dengan berapa hasil kajian yang menjelaskan bahwa, selain jumlah penulis perempuan termasuk penulis sastra yang masih kurang. Sehigga ini momentum untuk kita bangkit bersama menuliskan karya-karya sastra,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top