FSM Kuatir, El Niño Bisa Hambat Upaya Pemulihan Dari Topan

Tangki air tiba di Fais di Negara Federasi Mikronesia untuk membantu masyarakat pulih dari topan super Maysak dan mempersiapkan diri untuk perubahan iklim di masa depan - Mario Rupeni
Tangki air tiba di Fais di Negara Federasi Mikronesia untuk membantu masyarakat pulih dari topan super Maysak dan mempersiapkan diri untuk perubahan iklim di masa depan – Mario Rupeni

Jayapura, Jubi – Kepala Organisasi Internasional untuk Migrasi di Negara Federasi Mikronesia, Stuart Simpson, mengatakan, pihaknya khawatir memburuknya El Niño bisa menghambat pemulihan negara itu dari Topan Maysak.

Kerusakan dari kategori lima topan yang merobek negara bagian Yap dan Chuuk pada Maret ini, setidanya menewaskan lima orang, mencemari persediaan air dan menghancurkan tanaman.

Stuart Simpson mengatakan IOM dan pemerintah telah menghabiskan enam bulan terakhir untuk mencoba mengembalikan tanaman di pulau-pulau yang terkena langsung hantaman Topan Maysak, dan saat ini mereka baru mulai memproduksi makanan.

Namun, Simpson mengatakan El Nino yang diperkirakan menjadi salah satu yang terburuk dalam beberapa dekade ini bisa membawa kekeringan yang akan membawa mereka kembali ke belakang, dan mereka perlu melakukan persiapan dari awal lagi. “Dan tentu saja kita lakukan pemantauan sangat ketat. Kami bekerja sama dengan pemerintah sehingga, ya, kita menjaga bersama,” katanya, seperti dilansir Radio New Zealand, Senin (21/9/2015).

Simpson mengatakan upaya pemulihan sejauh ini difokuskan pada pemulihan tanaman dan pasokan air bersih. Namun, ia mengatakan anggaran 10 juta dolar amerika yang diberikan oleh Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru berarti proses pemulihan sekarang dapat pindah ke pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa proses tersebut akan sangat sulit. “Ingat ini pulau-pulau terpencil di wilayah yang luas. Jadi, kendala utama adalah logistik. Untuk semua bahan yang anda dapatkan, yang akan diperoleh di tempat lain, itu harus dikirim ke sini, kemudian datang ke pementasan sebuah titik, maka harus melalui transportasi sekunder – lagi melalui laut -. ke pulau-pulau dan semua tempat.” (Yuliana Lantipo)

 

Loading...
;

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top