Follow our news chanel

Gaji terlambat dibayar, karyawan PT ACP protes

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Para karyawan di PT ACP Muting mempersoalkan gaji yang terlambat diterima setiap bulan. Padahal, berulang kali telah disampaikan kepada pihak manajemen, namun sepertinya tak direspons positif.

Hal itu disampaikan Elias Mahuze, seorang karyawan PT ACP, saat dialog bersama Anggota DPR RI, Sulaeman Hamzah, Senin (23/10/2018).

“Kenapa gaji kami selaku terlambat dan terima sampai tanggal belasan,” tanya dia.

Padahal, lanjut dia, mestinya akhir atau awal bulan, pembayaran sudah harus dilakukan.

“Alasan apa sehingga terjadi keterlambatan terus, harus ada penjelasan transparan dari manajemen,” pintanya.

Dikatakan, uang itu bukan dipikul dari Jakarta tetapi hanya dengan mengirim melalui rekening perusahaan, bisa langsung diambil sekaligus membayar hak karyawan.

Loading...
;

Elias juga mempertanyakan hutan milik masyarakat setempat yang telah digusur.

“Kenapa sehingga perusahaan tak membayar kayu yang ditebang. Kalau tak ingin bayar, jangan lakukan penebangan,” tegasnya.

Dengan penggusuran dilakukan, demikian Elias, hutan masyarakat sudah mulai habis dan satwa di dalam juga berangsur-angsur mulai punah.

Humas PT ACP, Eddy Mulya Setiadi, mengaku biasanya gaji karyawan dibayar pada minggu pertama, karena tutup buku berlangsung tanggal 31 dalam bulan berjalan.

Dengan demikian, katanya, penggajian dilakukan antara tanggal 4-10.

“Memang butuh proses, tetapi jelasnya gaji karyawan tetap dibayar rutin setiap bulan,” ujarnya.

Menyangkut kayu, jelas dia, perlu diketahui bahwa perusahaan tak mengola kayu.

“Kami memberikan kesempatan kepada masing-masing marga mengelola, apakah dijual ke perusahaan atau tempat lain,” katanya.  (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top