Gempa di PNG tewaskan tiga orang

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Mendi, Jubi – Jenazah dari tiga korban yang tewas akibat gempa di Papua Nugini telah dibawa ke Rumah Sakit Mendi di Provinsi Pegunungan Selatan.

Kata Kepala Badan Kesehatan Provinsi Pegunungan Selatan, Joseph Birisi, ketiga jenazah tersebut diantar polisi, pada Senin (26/2/2018).

“Menurut laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) gempa berkekuatan 7,5 Skala Richter (SR) itu berpusat di kedalaman 35 km di bawah Distrik Komo-Magarima,” katanya.

Lanjutnya, gempa terjadi pada pukul 4 pagi dini hari waktu setempat. Masih banyak warga yang diyakini menjadi korban di Mendi.

“Sepasang orangtua dengan seorang anak kecil terkubur di bawah longsoran, dan mayat mereka dibawa pagi ini oleh polisi. Korban yang lain belum dilaporkan.”

Birisi juga menerima laporan adanya korban meninggal dunia di daerah perkampungan di luar kota Mendi.

Loading...
;

“Jalan-jalan dan sungai-sungai di wilayah tersebut tertutup tanah longsor. Banyak bangunan hancur.”

Saat ini pemerintah PNG mengirim tim analisis bencana ke beberapa area di Provinsi Pegunungan Selatan dan Provinsi Hela setelah gempa terjadi.

Komite Internasional Palang Merah di Papua Nugini mengatakan, mereka mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan daerah-daerah yang terkena dampak gempa.

“Relawan Palang Merah yang berlokasi dekat dengan pusat gempa tidak dapat dihubungi karena kerusakan jaringan telepon seluler,” kata Ketua Umum organisasi itu Udaya Regmi.

Selain itu, tambang emas dan tembaga Ok Tedi di Provinsi Barat dilaporkan mengalami kerusakan serius di jalan-jalan dan jaringan pipa konsentrat tembaga. Kawasan tersebut merupakan pusat Proyek LNG PNG. (RNZI)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top