Gereja Katolik Guam Minta Maaf Pada Korban Pencabulan

Uskup Anthony Apuron - RNZI
Uskup Anthony Apuron – RNZI

Jayapura, Jubi – Gereja Katolik Guam meminta maaf kepada para korban pencabulan oleh pastor Katolik yang terjadi pada tahun 1950-an. Kasus itu baru terungkap setelah korban yang kini berusia 73 tahun, Leo Tudela, bersaksi bahwa dirinya menjadi korban pencabulan pastor Louis Brouillard dan dua anggota gereja lainnya pada tahun 1956. Tudela bersaksi dalam sebuah sidang yang membahas undang-undang pencabutan masa berlaku tuntutan hukum bagi kejahatan di masa lalu.

Tudela menceritakan kasus pencabulan itu dalam suasana yang cukup mengharukan. Sebagai seorang anak altar, saat itu, Tudela berusia 13 tahun. Ia semula tak mengerti apa yang sedang dilakukan terhadapnya. Seumur hidup, Tudela sering disergap rasa takut dan trauma karena kejadian di masa kecilnya itu.

Pengakuan Tudela itu juga diakui pelaku, yaitu pastor Louis Brouillard yang kini berusia 95 tahun. Kepada media lokal, Brouillard menyatakan permintaan maafnya kepada Tudela. “Atas kabar bahwa pastor Louis Brouillard yang telah melayani di Guam mengakui perbuatan cabul terhadap anak pada tahun 1950-an, saya dan seluruh gereja menyatakan permohonan maaf kepada eo Tudela dan seluruh korban,” ujar Dewan Keuskupan Guam, Savio Hon Tai Fai.

Hon Tai Fai dikirim Vatikan pada awal Juni lalu untuk merespon laporan dari empat orang yang mengaku menjadi korban pencabulan oleh pastor gereja Katolik di Guam. Dalam sebuah wawancara dengan Pacific Daily

News, Brouillard mengaku tidak ingat dengan anak laki-laki bernama Leo Tudela.

“Saya mohon maaf jika saya telah menyakiti dia. Saya tidak ingin melakukan itu dan tidak ingin melihat dia menjadi seperti itu,” ujar Brouillard.

Pencabulan oleh unsur gereja di Guam bukan pertama kali terungkap. Beberapa tahun lalu, tuduhan serupa juga diarahkan kepada Uskup Agung Anthony Apuron. Akibat tuduhan itu, Apuron akhirnya disingkirkan dari keuskupan setelah gereja Katolik melakukan penyelidikan kasus tersebut. (*)

Loading...
;

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top