Gobai: PT PMJ salahi prosedur eksplorasi emas di Nabire

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Anggota DPR Papua, John NR Gobai angkat bicara atas kasus yang mendera PT Pasific Mining Jaya (PMJ). Pasalnya perusahaan itu  terus melakukan operasi produksi emas di kawasan sungai Mosairo, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua. Padahal nyatanya kata Gobai, perusahaan itu menyalahi izin yang seharusnya bukan eksplorasi melainkan hanya sekadar mengambil sampel saja.

“Saya sering ke Nabire dan saya telah lakukan pantauan ke Mosairo dan bertemu WNA (Warga Negara Asing) yang bekerja di areal PT. PMJ. Karena ini tindakan pidana sesuai UU No 4 Tahun 2009,” ungkap Anggota DPR Papua, John NR Gobai kepada Jubi, Kamis (14/6/2018).

Kata Gobai, pihaknya pernah meminta kepada Kapolda Papua agar segera memerintahkan kepada pihak yang berwenang dan Kapolres Nabire untuk menghentikan kegiatan operasi produksi emas tersebut.

“Dan memproses oknum pemilik izin dan kontraktor tersebut (PT PMJ) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perlu diketahui kegiatan ini juga akan merugikan Negara,” tegasnya.

Gobai mengatakan, Beny Ang Jaya yang memiliki izin eksplorasi PT.PMJ dari Provinsi Papua tetapi melalui sub kontraktornya sudah beroperasi dan melakukan produksi dengan alat berat bahkan mempekerjakan WNA (Warga Negara Asing).

Sementara itu, Otis Monei selaku tokoh masyarakat Kampung Nifasi mengatakan, jika dilihat dari persoalan perusahan tersebut, patut diduga bahwa adanya penyalahgunaan izin yang dengan aturan Undang-undang nomor 4 Tahun 2009.

Loading...
;

“Masalah PT PMJ ini kan masyarakat sendiri bisa menilai. Salah satunya patut diduga ada penyalahgunaan izin yang dengan aturan perundangan kita. Istilahnya dengan kata lain izin dijual. Saya minta imigrasi proses mereka dan Gubernur Papua agar segera mencabut izin PT.PMJ,” ungkap Monei. (*)

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top