Follow our news chanel

Golkar usung kader loyal untuk pimpinan DPRD

Petrus Yamaka (kanan) menyerahkan dukungan terhadap Dominikus Ulukyanan – Jubi/Frans L Kobun
Golkar usung kader loyal untuk pimpinan DPRD 1 i Papua
Petrus Yamaka (kanan) menyerahkan dukungan terhadap Dominikus Ulukyanan – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Penempatan Wakil Ketua DPRD Merauke dari Golkar bergantung keputusan partai. Pengurus hanya akan merekomendasikan kader loyal.

PERWAKILAN masyarakat dari Pulau Kimaam mendatangi Kantor Partai Golkar Merauke. Mereka mendukung pencalonan Dominikus Ulukyanan sebagai Wakil Ketua DPRD Merauke periode 2019-2024.

Dukungan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan sebanyak dua halaman. Surat dibacakan setelah diserahkan Ketua Suku Kimahima, Petrus Yamaka, kepada Ketua Golkar Merauke, Herman Anitoe Basik-Basik.

“Pak Dominikus (Ulukyanan) dipilih langsung oleh orang asli Papua (OAP). Beliau masih memiliki garis keturunan dari masyarakat Kimaam,” kata Yamaka, saat penyerahan dukungan, Kamis (25/7/2019).

Ulukyanan merupakan salah satu politikus berpengalaman di Kabupaten Merauke. Kariernya di legislatif  dimulai saat menjadi anggota DPRD Merauke pada 2009-2014. Dia mewakili Partai Golkar dari daerah pemilihan IV, yang meliputi wilayah Pulau Kimaam. Golkar saat itu berhasil mendapat dua kursi di DPRD Merauke dari daerah pemilihan tersebut.

Karier kelegislatifan Ulukyanan sempat terhenti setelah lima tahun kemudian. Partai Golkar tidak mengikutsertakannya sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2014.

Loading...
;

“Pak Dominikus mendapat banyak tawaran untuk bergabung dengan partai lain (pada Pemilu 2014). Namun, beliau menolaknya,” lanjut Yamaka.

Karier Ulukyanan baru berlanjut pada Pemilu 2019. Dia mencalonkan lagi sebagai anggota DPRD Merauke. Daerah pemilihan yang diwakilnya masih Pulau Kimaan. Ulukyanan pun dipastikan melaju ke DPRD setelah meraup dukungan sebanyak 784 suara pemilih. Dia bertengger pada posisi ketiga sebagai peraih suara terbanyak dari enam calon yang bertarung di Dapil IV Merauke.

“Ketika Pak Dominikus menjadi anggota DPRD Merauke beberapa tahun silam, masyarakat merasakan perhatian besar dari Beliau,” ujar Yamaka.

Dapil IV terdiri atas 10 distrik dan mayoritas warganya merupakan OAP. Yamaka menggaransi suara yang mereka sumbangkan kepada Ulukyanan saat Pemilu 2019 merupakan dukungan murni. Dia berani memastikan tidak ada politik uang atau praktik transaksional dengan Ulukyanan.

Yamaka juga meyakinkan dukungan terhadap pencalonan Ulukyanan sebagai Wakil Ketua DPRD Merauke bukan untuk mengintervensi urusan internal Golkar.

“Sesuai slogan partai, yakni suara rakyat adalah suara Golkar, maka (kami ingin) agar (dukungan tersebut) dapat direspons (Golkar).”

Kader loyal

Golkar meraih empat dari 30 kursi di DPRD Merauke pada pemilu 2019. Perolehan itu sama dengan yang dicapai oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Peraih kursi terbanyak ialah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nasdem.

Perolehan kursi tersebut dipastikan bakal mengubah peta kekuatan dan komposisi pimpinan DPRD Merauke. Ketua DPRD Merauke saat ini berasal dari Partai Gerindra. Jabatan wakil ketua, masing-masing dipegang politisi dari PKB dan Nasdem.

Partai Gerindra dipastikan terdepak dari tampuk pimpinan karena perolehan kursi mereka melorot pada pemilu kali ini. Posisi Gerindra hampir dipastikan diisi oleh Nasdem. Meskipun perolehan kursi mereka sama dengan PKB, Nasdem lebih unggul dalam perolehan suara pemilu. Dengan demikian, PKB tidak bergerak dari posisi saat ini, yakni Wakil Ketua II DPRD Merauke.

Jatah satu lagi kursi wakil ketua juga hampir dipastikan ditempati Golkar. Partai tersebut unggul dalam perolehan suara walaupun raihan kursi mereka sama dengan PDIP dan PKS.

Ketua Partai Golkar Merauke, Herman Anitoe Basik-Basik, juga berharap jatah posisi wakil ketua dari partai mereka diserahkan kepada Ulukyanan. Namun, semua itu bergantung pada keputusan final partai.

“Golkar mempunyai mekanisme tersendiri. Ada kriteria yang harus dilihat dan diusulkan secara berjenjang, yakni dari DPD (dewan pimpinan daerah) II, DPD I, hingga DPP (dewan pimpinan pusat,” jelas Herman.

Herman meminta masyarakat memercayakan mekanisme pengambilan keputusan tersebut. Dia memastikan pengurus hanya akan merekomendasikan kader yang terbukti loyal terhadap partai.

“Kami akan menggelar rapat pleno dalam beberapa hari ke depan. Namun, keputusan terakhir (rekomendasi nama) ada di tangan saya,” jelas Herman. (*)

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top