Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Gubernur akui pemanfaatan lahan gambut di Papua belum optimal

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengakui bahwa pemanfaatan lahan gambut di Papua belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, lahan gambut yang ada cukup luas dan tersebar di sejumlah Kabupaten/Kota.

"Ini karena kembali pada budaya bercocok tanam masyarakat asli Papua yang berpindah-pindah, sehingga lahan gambut belum jadi perhatian serius," kata Gubernur, Selasa (30/10/2018).

Gubernur akui pemanfaatan lahan gambut di Papua belum optimal 1 i Papua

Menyoal adanya indikasi penyalahgunaan lahan gambut di Papua Barat karena tumpang tindih perizinan, pihaknya mengatakan akan menyelidiki hal tersebut dengan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota hingga Pemerintah Pusat.

"Maka itu kita harus koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota, sehingga kelak dengan adanya Raperda (rancangan peraturan daerah) yang dikeluarkan sebagai Perda (peraturan daerah) untuk melegalkan Papua sebagai provinsi konservasi tidak saling tumpang tindih atau bertentangan. Penyelamatan lahan gambut juga akan ditambahkan dalam proses revisi Ranperda provinsi konservasi sebelum ditetapkan sebagai Perda," ujarnya.

Meski begitu, berbagai penertiban dan tata kelola ini diharapkan tak mempengaruhi rencana para investor untuk datang dan berinvestiasi ke Papua. Menurut Gubernur, pemanfaatan sumber daya alam Papua untuk investasi tetap diperbolehkan dengan catatan ada manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Semua harus kita sinkronkan, karena Pemerintah Pusat sudah berkomitmen bahwa dengan adanya regulasi di daerah jangan sampai berbelit-belit akhirnya menghambat investasi ke daerah Papua Barat. Jadi tentu kita akan tindak lanjut dengan libatkan masyarakat adat setempat, sehingga ada rasa memiliki dan turut bertanggungjawab di dalamnya,"  ujar Gubernur Dominggus Mandacan.

Loading...
;

Seperti diberitakan sebelumnya, jaringan pantau gambut Papua bersama sejumlah LSM membeberkan dugaan adanya penyalahgunaan lahan gambut oleh perusahaan yang berinvestasi di Papua Barat. Tim Pantau gambut yang dikoordinir oleh Yohanes Akwan ini juga sempat mengkritisi hasil kesepakatan dalam agenda ICBE 2018 yang tidak mengakomodir ekosistem gambut di tanah Papua.

Diharapkan, komitmen Gubernur Papua Barat untuk jadikan Papua sebagai tanah konservasi tidak kesampingkan lahan gambut yang berfungsi sebagai penyokong ekosistem teresterial maupun penyimpan karbon terbesar. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top