Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Gubernur Papua: Keputusan lockdown atau tidak, tunggu laporan Satgas COVID-19

Gubernur Papua Lukas Enembe saat berbincang dengan para stafnya. - Jubi/Alex
Gubernur Papua: Keputusan lockdown atau tidak, tunggu laporan Satgas COVID-19 1 i Papua
Gubernur Papua Lukas Enembe saat berbincang dengan para stafnya. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua, Lukas Enembe menyatakan jadi tidaknya pemberlakuan karantina wilayah Provinsi Papua atau lockdown baru akan diputuskan setelah pihaknya menerima laporan Satuan Tugas COVID-19 mengenai perkembangan kasus infeksi virus Corona. Hal itu dinyatakan Enembe di Jayapura, Jumat (20/3/2020).

Gubernur Lukas Enembe meminta Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 untuk melaporkan perkembangan kasus infeksi virus Corona di Papua selambat-lambatnya pada Rabu (25/3/2020) pekan depan. “Setelah itu, baru saya akan putuskan [apakah] Papua lockdown atau tidak,” kata Enembe seusai rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua di Jayapura, Jumat.

Gubernur Papua: Keputusan lockdown atau tidak, tunggu laporan Satgas COVID-19 2 i Papua

Enembe menyatakan Pemerintah Provinsi Papua harus memutuskan yang terbaik bagi rakyatnya. Apalagi telah terdapat sejumlah orang berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang tengah dirawat di beberapa rumah sakit di Papua.

“Kita akan jalan dulu dengan status Siaga Darurat [selama] 14 hari ke depan. Saya akan undang bupati dan wali kota se-Papua untuk membahas pandemi Corona ini,” ujarnya.

Menyinggung soal sudah adanya kabupaten di Papua yang memberlakukan karantina wilayah, Enembe menyatakan seharusnya keputusan lockdown itu dari pemerintah pusat. “Yang jelas Papua belum ada keputusan lockdown,” katanya lagi.

Terkait kebutuhan anggaran penanganan pandemi COVID-19 di Papua yang diperkirakan akan membutuhkan anggaran Rp170 miliar, Enembe menyatakan hingga Jumat belum ada anggaran dari pemerintah pusat untuk membiayai penanganan pandemi COVID-19.  “Kalau di Papua, kami akan sesuaikan untuk tim yang dibentuk. Makanya kami minta Dinas Kesehatan Papua dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua kaji ulang [kebutuhan anggaran penangan wabah ini],” ujar Enembe. (*)

Loading...
;

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top