Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Gugatan warga ke PT Pertamina masuk tahap mediasi

Papua
Tim advokat manokwari bersatu saat menyampaikan hasil mediasi tahap pertama kepada warga penggugat di halaman kantor PN Manokwari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Gugatan 20 kepala keluarga pemilik sumur air bersih di kelurahan Sanggeng Manokwari, Papua Barat, terhadap Menteri BUMN dan PT Pertamina selaku  tergugat, telah memasuki mediasi tahap pertama di Pengadilan Negeri Manokwari, Senin (9/8/2020).

Juru bicara tim advokat Manokwari bersatu, Yan Christian Warinussy, membenarkan proses persidangan perkara perdata nomor : 19/Pdt.G/2020/PN.Mnk antara Ny. Estefina Wartanoi dan kawan-kawan [20 kepala keluarga] melawan Menteri Badan Usaha Milik  Negara (BUMN) RI dan PT.Pertamina di Pengadilan Negeri (PN) Manokwari Kelas I B, masih dalam tahap mediasi.

“Kegiatan persidangan perkara ini masih pada tahap mediasi. Para Penggugat  [20 Kepala Keluarga] memberikan kuasa kepada kami selaku Advokat Manokwari bersatu yang dikoordinir Advokat Demianus Waney, SH. Sedangkan pihak Menteri BUMN RI dan PT.Pertamina diwakili Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejaksaan Tinggi Papua Barat,” kata Warinussy.

Gugatan warga ke PT Pertamina masuk tahap mediasi 1 i Papua

Warinussy mengatakan, tim advokat Manokwari bersatu, menyampaikan apresiasi kepada JPN dari Kejati Papua Barat, yang telah memfasilitasi para tergugat [khususnya PT. Pertamina] untuk melakukan langkah-langkah penting dalam konteks mediasi perkara tersebut sejak awalnya. Sehingga diharapkan segera dapat dicapai kesepakatan diantara para penggugat dan para tergugat.

“Mediasi akan dilanjutkan Rabu 11 Agustus 2020. Pada prinsipnya, kami selaku kuasa hukum para penggugat sangat menghormati dan mendukung langkah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat,” kata Warinussy.

Sementara, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua  Barat, Yusuf, mengatakan bahwa proses persidangan (litigasi), tetap berjalan dan tidak dibatasi, namun selaku penerima mandat sebagai JPN, ada upaya non litigasi (di luar persidangan) dalam mencapai kesepakatan.

Upaya non litigasi, sebut Yusuf, dilakukkan untuk percepat proses yang ada dan tidak memakan waktu lama. Tetapi tetap dalam koridor hukum baik secara administrative, maupun tindakan realisasi untuk dipahami ke dua belah pihak [tergugat dan penggugat].

Loading...
;

“Kejati Papua Barat, telah menerima SKK (surat kuasa khusus) baik dari Menteri BUMN kepada Kejaksaan Agung yang disubtitusi kepada Kejati Papua Barat, maupun SKK dari PT.Pertamina untuk mendampingi mereka dalam proses persidangan maupun di luar sidang,” ujar Yusuf.

Dijelaskan, tahap awal non litigasi yang dilakukan oleh Kejati Papua Barat, dengan memfasilitasi keinginan warga untuk memiliki tandon penampung air dan layanan air bersih juga tetap dilakukan setiap hari.

“Sambil tahapan persidangan berlangsung [tahap mediasi] kita juga pertimbangkan untuk mengambil jalur cepat realisasi untuk kesling maupun kebutuhan air bersih bagi masyarakat sesuai yang diharapkan,” ujarnya.

PT Pertamina region VIII, sebut Yusuf, setuju dengan pembangunan sarana pipanisasi yang akan dikoordinasikan bersama pihak PDAM Manokwari untuk dilakukan survei awal hingga pemasangan jaringan pipanisasi, akan dibiayai oleh PT Pertamina.

“Jika jaringan pipanisasi sudah dilakukan, PT Pertamina juga bersedia melakukan pengurasan sumur warga yang diduga dicemari minyak,” kata Yusuf.

Selain proyek pipanisasi dan pengurasan sumur, PT Pertamina juga akan mendata warga kelurahan Sanggeng yang sakit akibat terdampak pencemaran air bersih, baik yang masih di rumah maupun yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit.

“Pertamina akan biayai pengobatan warga yang sakit karena terdampak dugaan pencemaran sumur air bersih,” kata Yusuf. (*)

Editor: Edho Sinaga

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top