Guru honor dan PTT diminta mempersiapkan diri ikuti formasi P3K

papua
Guru di Kota Jayapura saat Focus Group Discussion dalam rangka Hari Guru nNsional 2020 dan HUT ke-75 PGRI di Kantor Wali Kota Jayapura, Papua. - Jubi/Ramah

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Frans Pekei, mengimbau kepada seluruh guru honorer dan Pegawai Tidak Tetap atau PTT di Kota Jayapura agar mempersiapkan diri untuk mengikuti formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K.

“Karena pada 2021, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan membuka program satu juta guru untuk formasi P3K secara nasional,” ujar Pekei di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (26/11/2020).

Dikatakan Pekei, formasi P3K (gaji tidak disamakan dengan guru honor atau PTT) berlaku untuk guru honor dan PTT di sekolah negeri dan swasta.

“Ini peluang yang baik, karena itu harus dimanfaatkan pelung ini karena sampai hari ini guru honorer dan PTT di sekolah sangat banyak. Pemerintah Kota Jayapura diberikan kesempatan untuk mengajukan usulan,” ujar Pekei.

Dikatakan Pekei, Pemerintah Kota Jayapura memberikan perhatian kepada dunia pendidikan termasuk para guru dan siap membantu.

“Kalau sudah usia di atas 35 tahun tidak bisa diangkat menjadi PNS tapi untuk menjadi guru P3K bisa. Saya akan kontrol ini untuk mempersiapkan pelaksanaannya. Maka itu kita harus menolong,” ujar Pekei.

Pekei berharap, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura dan PGRI Kota Jayapura mulai melakukan pendataan guru honor dan PTT untuk difasilitasi mengikuti formasi P3K.

Loading...
;

“Guru P3K akan menerima gaji dan tunjangan. Kalau pelamar di bawah 1 juta, misalnya yang melamar hanya 500 ribu orang (secara nasional), pasti semua diangkat dari guru P3K,” ujar Pekei.

Baca juga: Pemerintah salurkan bantuan subsidi upah tenaga pendidik non-PNS

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Fachruddin Pasolo, mengatakan saat mulai menginventarisir guru honor dan PTT untuk memastikan semuanya terdaftar supaya mendapatkan kesejahteraan.

“Kami mulai kerja dari sekarang untuk mempersiapkannya. Kesejahteraan guru seperti gaji, profesi dan tunjangan penghasilan. Saat ini yang terdata baik guru PNS dan guru honor ada 1.800 orang dari 123 SD dan 43 SMP,” ujar Pasolo.

Pasolo berharap, guru di Kota Jayapura tetap semangat memberikan pembelajaran demi mempertahankan kualitas pendidikan dan peserta didik agar semua upaya yang dilakukan selama ini mendapatkan hasil. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top