Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Hadapi Covid-19, Pemprov Papua tambah jumlah dokter dan epidemiolog

Pembekalan bagi 18 dokter dan dua tenaga ahli epidemiologi yang akan ditugaskan membantu penanganan pandemi Covid-19 di Papua. - Jubi/Hengky Yeimo
Hadapi Covid-19, Pemprov Papua tambah jumlah dokter dan epidemiolog 1 i Papua
Pembekalan bagi 18 dokter dan dua tenaga ahli epidemiologi yang akan ditugaskan membantu penanganan pandemi Covid-19 di Papua. – Jubi/Hengky Yeimo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua menggelar pembekalan penanggulan pandemi Covid-19 yang diikuti oleh 20 orang dokter dan ahli epidemiologi di Kota Jayapura, Jumat (8/5/2020). Sejumlah 20 dokter peserta pembekalan itu akan segera dikirimkan ke 12 kabupaten/kota terdampak pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Roby Kayame menyatakan pembekalan yang diberikan kepada para dokter dan epidemiolog berusia muda itu akan memudahkan mereka membantu tenaga medis di daerah tempat mereka akan ditugaskan. Kayame menyatakan sulit memperkirakan kapan pandemi Covid-19 akan berakhir, sehingga pihaknya menempuh segala upaya untuk memperkuat penanganan wabah itu.

Hadapi Covid-19, Pemprov Papua tambah jumlah dokter dan epidemiolog 2 i Papua

“Kami merasa perlu adanya regenerasi tenaga medis. Mereka ini tenaga medis yang sudah kami siapkan, dan akan diterjunkan ke daerah yang membutuhkan tenaga dokter [yang memahami] epidemologi dan perawat. [Itu] sangat dibutuhkan pada masa Covid-19,” kata Kayame usai menutup pembekalan bagi 20 dokter itu, Jumat.

Kayame mengatakan 20 dokter itu akan ditugaskan ke sejumlah wilayah yang memiliki mobilitas penduduk yang tinggi, sehingga memiliki banyak kasus Covid-19. “[Mereka akan ditempatkan di] Kabupaten Jayapura,  Kabupaten Sarmi, Keerom, dan Kota Jayapura. Jika mereka siap, akan dikirim ke daerah lain seperti Jayawijaya, Paniai, Nabire, Biak, Boven Digoel, Pegunungan Bintang, Yahukimo dan lainya,” kata Kayame.

Menurutnya, para dokter dan epidemiolog berusia muda itu akan melakukan sosialisasi pandemi Covid-19 kepada masyarakat. Mereka juga diharapkan mampu melakukan deteksi dini dan melaksanakan tes cepat atau rapid test Covid-19, serta bisa membantu para perawat di puskesmas.

“Penyebaran virus korona itu bisa dilawan dengan tenaga medis yang berkompeten. Akan tetapi, masyarakat juga tetap [harus] mengikuti imbauan pemerintah untuk bersama melawan virus korona,” katanya.

Loading...
;

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Papua, Lesman Tabuni selaku panitia penyelenggara pembekalan itu diikuti 18 dokter dan 2 ahli epidemilogi. “Ada dokter 18 orang dokter, dan dua orang tenaga ahli epidemologi [lulusan] Universitas Cenderawasih,” kata Tabuni.

Menurut Tabuni, para pemateri pembekalan itu memberikan gambaran umum tugas dan fungsi mereka di lapangan, serta membahas bahaya dan penyebaran Covid-19. “Juga materi tata laksana dan prosedur kerja standar terkati upaya pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Tabuni mengatakan, para dokter dan epidemiolog itu telah menandatangani kontrak kerja yang menjamin hak dan kewajiban mereka selama bertugas. “Terkait hak dan kewajiban, itu sangat melekat dalam kontrak kerja mereka,” kata Tabuni.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top