Hadapi topan Goni, Filipina evakuasi warga pulau Luzon

Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Pejabat Filipina memerintahkan evakuasi ribuan warga dari bagian selatan Pulau Luzon menjelang kedatangan angin topan Goni yang memiliki kategori lima. Kebijakan itu dilakukan mengacu angin topan Goni yang dulu pernah terjadi dan  paling kuat yang melanda Filipina pada 2020.

“Topan Goni berhembus dengan kecepatan 215 hingga  265 kilometer per jam,” begitu tulis Channel News Asia pada Sabtu, (31/10/2020).

Baca juga : Wabah kolera di Mozambik meningkat paska topan Idai 

Banjir dan longsor di China selatan tewaskan 20 orang 

Paskah di Tonga setelah diterjang Siklon Harold

Angin topan ini bakal tiba di Filipina pada minggu besok. Gejala alam itu merupakan angin topan terkuat kedua setelah topan Haiyan, yang menewaskan 6,300 orang pada 2014.

Loading...
;

Petugas memulai proses evakuasi di Provinsi Camarines Norte dan Camarines Sur. Sedangkan pemerintah Provinsi Albay meminta warga meninggalkan rumah di kawasan yang berisiko dilewati hembusan angin topan ini.

“Kekuatan angin topan ini besar,” kata Gremil Naz kepada radio DZBB.

Tercatat angin topan Molave pada pekan lalu menewaskan 22 orang, yang terletak di provinsi di selatan dari Ibu Kota Manila. Ini jalur yang sama dengan jalur angin topan Goni, yang menjadi angin topan ke 18.

Pada saat yang sama, otoritas Filipina juga menghadapi hambatan penerapan jarak sosial di lokasi evakuasi terkait penanganan pandemi Covid-19. Filipina menempati urutan kedua jumlah kasus Covid-19 di Asia Tenggara setelah Indonesia. (*)
Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top