Follow our news chanel

Previous
Next

Hak memilih Tonga di PBB dicabut

Raja Tonga Tupou VI, berpidato dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-74 di markas PBB di New York. - RNZI/ AFP or licensors
Hak memilih Tonga di PBB dicabut 1 i Papua
Raja Tonga Tupou VI, berpidato dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-74 di markas PBB di New York. – RNZI/ AFP or licensors

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nuku’alofa, Jubi – Tonga telah kehilangan haknya untuk memilih dalam Majelis Umum PBB, ia adalah satu dari tujuh negara yang belum melunaskan tunggakan pembayaran biaya tahunan wajib, menurut seorang juru bicara PBB pada Jumat (10/1/2020).

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, pada 10 Januari mengumumkan bahwa tujuh negara yang kehilangan hak pilihnya dalam Majelis Umum yang beranggotakan 193 negara, mereka adalah Venezuela, Lebanon, Republik Afrika Tengah, Gambia, Lesotho, Tonga, dan Yaman.

Tonga sekarang wajib membayar setidaknya AS$ 16.444 untuk mengurangi jumlah tunggakan kontribusinya yang sudah jatuh tempo.

Jumlah tunggakan penuh Tonga pada PBB tidak disebutkan. Sejak 2001, Tonga diharapkan untuk memberikan kontribusi sebesar 0,001% dari anggaran PBB. Pada tahun 2019, negara-negara Kepulauan Pasifik lainnya juga diwajibkan membayarkan persentase yang sama, yaitu masing-masing membayar AS$ 27.883, untuk kontribusi tahunan mereka.

Sekretaris Jenderal António Guterres, pada 7 Januari, memperingatkan Presiden Majelis Umum bahwa ada 11 negara anggota yang belum melunaskan kontribusi tahunannya di PBB, berdasarkan ketentuan Pasal 19 Piagam PBB. Pasal 19 menyatakan bahwa negara anggota PBB yang menunggak tidak akan diberikan hak untuk memilih di Majelis Umum, jika jumlah tunggakannya sama dengan atau melebihi, jumlah kontribusi yang harus dibayarkan untuk dua tahun penuh sebelumnya.

Tiga dari negara-negara itu: Komoro, São Tomé dan Príncipe, dan Somalia, juga menunggak, tetapi pada Oktober lalu Majelis Umum telah memutuskan bahwa ketiganya bisa mempertahankan hak suara mereka sampai September, pada akhir sidang PBB yang ke-74.

Loading...
;

Dujarric berkata bahwa hanya 146 Negara Anggota yang telah membayar iuran penuh untuk tahun anggaran 2019. Sebagian besar negara yang berhutang kepada PBB masih dalam batas waktu yang telah ditentukan dan bisa mempertahankan suara mereka.

Committee on Contributions PBB akan mengadakan sidangnya yang ke-80 dari 1-19 Juni 2020.

Majelis Umum PBB telah menyetujui anggaran tahunan sebesar $3.073.830.500 (AS $3,07 miliar) untuk sepanjang tahun 2020. (Matangi Tonga)

 

Editor : Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top