Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Hakim terlibat suap harus dihukum seumur hidup

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Medan, Jubi – Dosen Hukum Universitas Sumatera Utara menyarankan kepada pemerintah agar oknum hakim yang benar terbukti terlibat kasus suap, dijatuhi hukuman berat, sehingga dapat membuat efek jera bagi para penegak hukum.

Dosen Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Budiman Ginting SH mengatakan, seorang hakim yang dianggap mengetahui hukum, menurut dia, tidak wajar melakukan perbuatan tidak terpuji menerima suap atau uang dari pihak yang sedang berperkara.

Hakim terlibat suap harus dihukum seumur hidup 1 i Papua

"Hal seperti itu, sangat memalukan dilakukan hakim dan semestinya mengadili perkara secara adil, jujur, serta tidak bermaksud untuk mencari keuntungan pribadi," ujar Budiman.

Ia menyebutkan, hakim dalam menangani perkara juga tidak boleh berpihak karena melangggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH).

"Hakim harus terbebas dari pengaruh dan tekanan, dalam melaksanakan putusannya, dan tidak merugikan pihak manapun dalam menangani perkara tersebut," ucapnya.

Budiman menambahkan, hukuman berat yang perlu diberikan kepada oknum hakim nakal itu, yakni hukuman seumur hidup dan hukuman 20 tahun penjara.

Loading...
;

Dengan dijatuhkannya, hukuman seperti itu, maka para hakim tersebut akan berpikir dua kali untuk menerima suap dari pihak-pihak yang sedang berperkara.

Sebab, selama ini oknum hakim yang terbukti menerima suap dan operasi tertangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya dihukum ringan, sehingga tidak membuat efek jera atau merasa takut melakukan pelanggaran.

Sebelumnya, Majelis Kehormatan Hakim (MKH) menjatuhi hukuman berupa pemberhentian dengan hormat terhadap Hakim Pangeran Napitupulu karena melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH).

Hakim Pangeran Napitupulu adalah Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Riau, yang diduga membantu dan menerima uang dari pihak yang beperkara di Pengadilan Negeri Rantau Prapat, Sumatera Utara sebesar Rp1 miliar.(*)

 

 

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top