Follow our news chanel

Previous
Next

Hamadi menjadi daerah terbanyak kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura

Ilustrasi - Jubi. Dok
Hamadi menjadi daerah terbanyak kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura 1 i Papua
Ilustrasi – Jubi. Dok

Tercatat kasus Covid-19 pertama kali di Hamadi dialami oleh pjuala judi toto gelap (Togel) di tempat pelelangan ikan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kasus positif Covid-19 di Kampung Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura merupakan terbanyak  di wilayah setempat. Kondisi itu dipengaruhi lemahnya disiplin masyarakat dalam mengikuti imbauan pemerintah dan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak dan memakai masker.

“Wilayah Hamadi menjadi kontributor utama kasus COVID-19 di Kota Jayapura dengan jumlah kasus  137 orang positif terpapar corona,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, Dr Ni Nyoman Sri Antari, Minggu, (31/5/2020).

Menurut Ni Nyoman tingginya kasus positif Covid-19 di wilayah  juga dipengaruhi oleh daerah sekitar menjadi pusat ekonomi, yakni adanya Pasar Inpres Hamadi dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Nyoman menyebutkan di wilayah itu padat penduduk, saat awal kasus Covid-19 muncul langusng dipantau, termasuk masyarakatnya yang massuk orang dalam pengawasan (ODP).

“Tapi karena ketika itu stigma masih tinggi terhadap pasien Covid, jadi banyak yang tak mengaku. Ini yang membuat penyebarannya cepat,” kata Nyoman menambahkan.

Loading...
;

Tercatat kasus Covid-19 pertama kali di Hamadi dialami oleh pjuala judi toto gelap (Togel) di tempat pelelangan ikan.

“Bisa dibayangkan tiap pagi dan sore penjual ikan kumpul di situ untuk togel, tidak pakai masker, ya itu yang buat penyebaran cepat,” ujar Nyoman menjelaskan.

Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule menyebut tingginya kasus Covid-19 secara epidemiologi karena gencarnya Tim Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan Kota Jayapura melakukan skrining dan Rapid Test di wilayah yang padat dan dicurigai sebagai tempat penyebaran seperti Hamadi dan Entrop.

“Tetapi penyebabnya adalah transmisi lokal. Kenapa ada transmisi lokal di Papua? Karena masyarakat kurang disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,” kata Sumule.

Selain iu hasil kajian yang dilakukan menununjukkan Kota Jayapura terlambat melakukan penutupan bandara dan pelabuhan.

“Virus itu sudah terlanjur masuk yang tidak ketahui, sedangkan masyarakat tak disiplin memicu cepatnya virus itu,” kata Sumule menjelaskan.

Berdasarkan data Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua, per 29/5/2020) jumlah angka kumulatif kasus corona di Papua mencapai 734 kasus. dari  jumlah kasus itu, 508 pasien sedang dalam perawatan medis, 215 orang dinyatakan sembuh, dan 11 orang meninggal dunia. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top