Follow our news chanel

HAN dan biaya pendidikan korban bencana

Anak-anak usia sekolah di Sentani pada suatu kesempatan – Jubi/Engel Wally
HAN dan biaya pendidikan korban bencana 1 i Papua
Anak-anak usia sekolah di Sentani pada suatu kesempatan – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kabupaten Jayapura memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 dengan sejumlah lomba. Salah satu lomba yang melibatkan anak-anak sekolah adalah lomba pidato dan pembawa acara atau master of ceremony (MC).

Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak DP3A Kabupaten Jayapura, Herlina Tokoro, mengatakan puncak HAN 2019 dihelat pada 24 Juli 2019, di Gunung Merah Sentani.

“Untuk lomba pidato dan pembawa acara diikuti oleh siswa SMP di Kabupaten Jayapura, yang menang akan membawakan pidatonya pada puncak acara di lapangan apel,” ujar Herlina Tokoro.

Para pemenang lomba pun melakukan diskusi tentang isu-isu sentral terkait perlindungan dan pemenuhan hak anak bersama Forum Anak Kabupaten Jayapura, yang dibentuk pada 19 Desember 2017.

Hasil diskusi diserahkan langsung kepada pemerintah daerah pada puncak acara. Diharapkan ada ruang-ruang khusus bagi anak.

Setiap kampung wajib memasukkan agenda tentang pemenuhan kebutuhan anak setiap musrembang (musyawarah rencana pembangunan). Dengan itu diharapkan ada anak-anak yang tangguh dan aktif dalam komunitasnya, termasuk pemenuhan fasilitas penunjang bagi anak, menuju kabupaten layak anak yang dicanangkan sejak 2014.

Loading...
;

Timoteus Demetouw, Pelaksana tugas Kepala DP3A Kabupaten Jayapura belum lama ini menyebutkan bahwa HAN 2019 sebagai momentum bagi anak-anak untuk diberikan ruang, dan kesempatan dalam mengembangkan kreativitasnya.

“Pemenuhan hak anak harus benar-benar diperhatikan dengan baik, hal ini menjadikan generasi kita ke depan akan tampil lebih percaya diri dan mengetahui jati diri mereka yang sesungguhnya,” kata Demetouw, yang juga Asisten III Setda Kabupaten Jayapura.

Biaya pendidikan anak-anak

Bupati Jayapura Mathius Awoitaus telah mengeluarkan surat edaran untuk pembebasan biaya pendidikan bagi anak-anak korban bencana 16 Maret 2019.

Sekolah yang tidak mengindahkan edaran tersebut bakal dikenakan sanksi.

“Ini sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik yang benar-benar terdampak bencana banjir bandang,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Herald Berhitu.

Dalam surat edaran tersebut sudah tertulis sejumlah syarat yang harus diikuti untuk mengakomodir korban banjir bandang Sentani. Maka dari itu, sekolah harus benar-benar teliti dan menginventarisir korban sesuai data bencana yang diberikan.

“Artinya bahwa yang tidak terkena dampak banjir tetap berjalan seperti biasa mengikuti aturan sekolah. Sementara yang terdampak datanya sudah kami berikan ke masing-masing sekolah, tinggal yang dilengkapi adalah kartu keluarga, kartu tanda penduduk orang tua serta rekomendasi pemerintah setempat,” katanya.

Sementara itu, Barsalina Monim, Koordinator Posko Pengungsi SKB bagi warga Kemiri mengatakan pihaknya telah mengumpulkan sejumlah dokumen yang dibutuhkan untuk diserahkan kepada pihak sekolah bersamaan dengan Surat Edaran yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

“Surat edaran ini memang menjadi dasar kita, tetapi ada juga dokumen lain yang harus kita siapkan seperti data jumlah anak yang akan masuk sebagai murid baru, siswa yang melanjutkan ke jeanjang berikutnya, selain itu juga kartu keluarga, kartu tanda penduduk, serta rekomendasi dari lurah atau yang terkecil RT/RW setempat,” katanya. (*)

Editor: Timo Marten

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top