Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Harga daging ayam di pasar Kota Jayapura tak menentu

Pejual daging ayam di pasar. - Jubi/ Sindung
Harga daging ayam di pasar Kota Jayapura tak menentu 1 i Papua
Pejual daging ayam di pasar. – Jubi/ Sindung

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Harga daging ayam lokal di sejumlah pasar Kota Jayapura, Papua naik-turun tak menentu. Perbedaan harga jual daging ayam segar di berbagai pasar bisa mencapai puluhan ribu rupiah.

Penjual daging ayam segar di Koya Barat, Salim, menuturkan harga jual daging ayam segar jualannya pada Senin (14/10/2019) berkisar Rp75 ribu – Rp80 ribu per ekor. “Itu bergantung besar-kecilnya ayam yang ada,” ujar Salim pada Senin.

Harga daging ayam di pasar Kota Jayapura tak menentu 2 i Papua

Pekan lalu, kisaran harga jual daging ayam segar Salim antara Rpd70 ribu – Rp80 ribu. Salim menyebutkan, pergeseran harga daging ayam segar itu lebih dipengaruhi ukuran ayam dari peternakan dan distributor.

“Saya ikut saja [pergerakan harga kulakan] dari bos agen. Setiap malamnya, saya harus menghubungi [mereka] untuk memastikan berapa ekor ayam yang akan diambil untuk dijajakannya,” katanya.

Salim mengaku tak berani mengambil banyak keuntungan dari penjualan ayam lokal, karena konsumen di Koya, Kota Jayapura, sensitif harga. Setiap kenaikan harga daging ayam secara langsung berimbas terhadap volume penjualan Salim. “Bisa untuk beli ayam besok, sudah cukup,” katanya.

Harga yang lebih mahal harus dibayar pembeli daging ayam segar di Pasar Youtefa. Salah satu pedagang ayam di sana, Haris, mengaku menjual daging ayam ras segarnya dengan harga Rp120 ribu – Rp150 ribu per ekor. Sedangkan harga daging ayam bukan ras segar mencapai kisaran Rp200 ribu – Rp300 ribu per ekor.

Loading...
;

“Harga sudah termasuk dengan pakan ayam saat mereka belum terjual. Saat ini jumlah pembeli jauh berkurang dibandingkan saat perayaan hari besar keagamaan,” katanya.

Haris menuturkan Pasar Youtefa semakin sepi pembeli sejak gelombang unjukrasa terus mendera Kota Jayapura dan berbagai kota di Papua. Kini, setiap harinya Haris hanya bisa menjual 2-3 ekor ayam.”Isu demo itu membuat para pembeli tidak ke pasar,” katanya.

Penjual ayam potong beku, Malik menuturkan harga dan volume penjualannya relatif stabil. Setiap harinya, ia menjual ayam potong beku dengan harga Rp30 ribu – Rp50 ribu per ekor, bergantung dengan ukurannya. “Ini harga nya berbeda tiap  ayamnya, ada 35 ribu, 38 ribu dan 40-an,” katanya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top