Follow our news chanel

Harga minyak dunia melonjak saat kilang di Libya ditutup

Ilustrasi, pixabay.com
Harga minyak dunia melonjak saat kilang di Libya ditutup 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) menguat 60 sen atau atu persen, menjadi diperdagangkan pada 59,14 dolar AS per barel

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tokyo, Jubi – Harga minyak melonjak di perdagangan Asia pada Senin (202/1/2020) pagi, setelah dua basis produksi minyak mentah besar di Libya mulai ditutup di tengah blokade militer. Penutupan itu mengakibatkan aliran minyak mentah dari anggota OPEC akan terpangkas menjadi lebih sedikit.

Minyak mentah berjangka Brent naik 75 sen atau 1,2 persen, menjadi diperdagangkan di 65,60 dolar AS per barel pada pukul 0109 GMT (08.09 WIB). Sebelumnya harga minyak mentah mencapai 66,00 dolar AS per barel, atau tertinggi sejak 9 Januari.

Baca juga : Harga minyak dunia naik saat persediaan AS turun

Saudi sebut bukti sisa rudal Iran dalam serangan minyak

Arab Saudi undang pakar selidiki serangan minyak

Loading...
;

Sementara itu minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) menguat 60 sen atau atu persen, menjadi diperdagangkan pada 59,14 dolar AS per barel, setelah akhir pekan lalu naik menjadi 59,73 dolar AS per barel, tertinggi sejak 10 Januari.

Dalam perkembangan terakhir dalam konflik berkepanjangan di Libya, antara dua faksi saingan telah mengklaim hak untuk memerintah negara itu selama lebih dari lima tahun. National Oil Corporation (NOC) pada Minggu (19/1/2020) mengatakan dua ladang minyak besar di barat daya sudah mulai tutup setelah pasukan yang setia kepada Tentara Nasional Libya (LNA) menutup saluran pipa.

“Jika ekspor dihentikan selama periode yang berkelanjutan, tangki untuk penyimpanan akan terisi dalam beberapa hari dan produksi akan melambat menjadi 72.000 barel per hari (bph),” kata juru bicara NOC. Libya telah memproduksi sekitar 1,2 juta barel per hari baru-baru ini.

Pada Minggu (19/1/2020), negara-negara asing sepakat pada pertemuan puncak di Berlin untuk menopang gencatan senjata yang goyah di Libya, bahkan ketika pembicaraan dibayangi oleh blokade terbaru. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top