Follow our news chanel

Harga tiket pesawat pengaruhi okupansi hotel di Sumsel

papua
Foto ilustrasi. - pixabay.com
Harga tiket pesawat pengaruhi okupansi hotel di Sumsel 1 i Papua
Jadwal penerbangan Bandara

Sumbangan PAD dari PHRI di Kota Palembang pada 2018 mencapai Rp 185 miliar.

 

Palembang, Jubi – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan mengeluhkan penurunan okupansi tamu atau pengunjung tempat usaha mereka. Kondisi itu dinilai dampak mahalnya harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar dalam dua bulan terakhir.

“Pengunjung hotel dan restoran mengalami penurunan sekitar 30 persen. Kondisi ini memerlukan perhatian serius bersama pemerintah agar bisnis pariwisata tidak semakin terpuruk,” kata Ketua PHRI Sumsel, Herlan Aspiudin, Senin, (4/3/2019).

Baca juga : Kamar hotel tak cukup untuk PON XX, PHRI: Sulap diklat

Menurut Herlan, okupansi hotel di Palembang sejak menjadi tuan rumah Asian Games Agustus 2018 hingga awal Januari 2019 pengunjung hotel dan restoran masih cukup tinggi. Yakni sekitar 80 persen dari kapasitas yang tersedia.

Namun saat ini kurang baik karena jumlah pengunjung terus turun sehingga mempengaruhi berkurangnya pendapatan anggota PHRI. “ Termasuk sumbangan ke kas daerah atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten dan kota,” kata Herlan menambahkan.

Loading...
;

Baca juga : PHRI: Pemesanan online mudahkan konsumen

Tercatat sumbangan ke PAD PHRI di Kota Palembang pada 2018 mencapai Rp 185 miliar, sedangkan pada tahun ini ditargetkan lebih besar Rp 200 miliar. “Target iti dikhawatirkan tidak bisa terealisasi karena jumlah pengunjung tamu hotel dan restoran mengalami penurunan,” kata Herlan menjelaskan.

Berita terkait : BPD PHRI Papua dikukuhkan

PHRI Papua diminta angkat konten kearifan lokal

Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani, mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami anggota PHRI tersebut. Dinas Pariwisata berupaya mendorong semua pihak menggelar berbagai kegiatan yang dapat mendatangkan orang Bumi Sriwijaya untuk membantu mengatasi masalah berkurangnya jumlah tamu hotel dan restoran.

Baca juga : PHRI: PON 2020 butuh 6.000 kamar hotel

“Kegiatan yang dapat mendatangkan orang banyak ke daerah ini seperti mendorong penyelenggaraan seminar, pelatihan, pertandingan olah raga, pameran, rapat koordinasi berskala nasional dan internasional,” kata Isnaini. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top