Follow our news chanel

Hari ini sidang pemakzulan Trump

Kursi senat – Jubi/pixabay.com
Hari ini sidang pemakzulan Trump 1 i Papua
Kursi senat – Jubi/pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Hari ini sidang pemakzulan penentuan nasib Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat. Jika kubu Republikan berhasil menghalangi upaya Demokrat untuk mendorong pemanggilan saksi, maka Donald Trump dipastikan akan bertahan sebagai presiden hingga Pemilu AS 2020 pada November nanti.

“Aku hanya bisa berkata bahwa kita terus kerja, kerja, dan kerja (untuk pemakzulan Trump),” ujar senator Demokrat, Chuck Schumer, dikutip dari Reuters, Kamis, (30/1/2020) kemarin.

Baca juga : Menhan AS akan bertolak ke Ukraina di tengah persidangan Trump

Mayoritas DPR AS menilai Trump salahgunakan kekuasaan

Gedung Putih menolak hadir dengar pendapat pemakzulan Trump

Sejak awal persidangan pemakzulan Trump, kubu Demokrat memang getol mendorong pemanggilan saksi. Kehadiran saksi akan membantu pengungkapan penyalahgunaan wewenang oleh Trump yang didakwa menyalahgunakan kekuasaan saat menahan bantuanke Ukraina untuk memaksa mereka memata-matai Joe Biden, kandidat rival Trump di Pemilu AS 2020 nanti.

Loading...
;

Tercatat upaya tersebut mengalami naik turun. Demokrat sempat gagal mengajukan 11 amandemen perihal pemanggilan saksi karena dihalangi oleh kubu Republikan. Momentum kemudian berganti ke mereka ketika mantan penasehat keamanan negara, John Bolton, mengklaim mengetahui secara detil penahanan bantuan ke Ukraina oleh Trump. Tapi, di akhir sidang hari Rabu, momentum berbalik ke Republikan setelah sesi tanya jawab.

Pada sesi tanya jawab itu, pengacara Trump, Alan Dershowitz, berhasil menyakinkan Republikan bahwa tidak ada yang salah dari upaya Trump menahan bantuan untuk Ukraina.

Bahkan, ia tidak mengingkari upaya Trump adalah bagian dari rencana untuk memenangkan Pemilu AS 2020 nanti dan hal tersebut untuk kepentingan publik.

Sedangkan untuk menghadirkan saksi, satu-satunya jalan bagi Demokrat adalah melalui voting. Dalam voting itu Demokrat  harus bisa memenangkan 51 persen suara demi bisa menggolkan agendanya.

Dengan kata lain, kubu Demokrat harus bisa memastikan 47 senatornya solid plus mendapat dukungan dari 4 senator Republikan. Jika gagal, Trump diprediksi lanjut menjadi Presiden Amerika paling cepat pada hari Jumat.

Senator Demokrat lainnya, Chris Coons, mengatakan bahwa kubunya mencoba untuk tetap optimistis menjelang sidang penentuan pada hari Jumat nanti. Walau begitu perkembangan terbaru tidak menunjukkan hasil yang membahagiakan.

“Jujur aku tidak tahu akan seperti apa hasilnya nanti. Tapi, sejauh ini, tidak terlihat baik untuk Demokrat,” ujar Coons.

Kubu Republikan, senator John Barrasso menyatakan beberapa senator dari pihaknya masih mendukung pemanggilan saksi. Namun, timnya akan berupaya memastikan seluruh anggota Republikan solid hingga hari penentuan.

“Momentumnya menunjukkan kepeutusan akhir akan diambil pada Jumat ini. Kami masih memiliki beberapa orang yang ingin mendengar keterangan saksi,” ujar Barasso.

Senator yang diyakini masih ingin mendengar keterangan saksi adalah Mitt Romney dan Susan Collins. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top