Follow our news chanel

Previous
Next

Hari ini umat Katolik terima abu

Penerimaan abu oleh umat Katolik di Gereja Katedral St. Fransiskus Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Hari ini umat Katolik terima abu 1 i Papua
Penerimaan abu oleh umat Katolik di Gereja Katedral St. Fransiskus Merauke – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi –  Hari ini  umat Katolik di seluruh dunia memasuki masa puasa atau tobat atau pra paskah yang ditandai penerimaan abu (Rabu Abu) dalam perayaan misa di gereja.

Khusus di Kabupaten Merauke, Rabu (26/2/02020) pagi, ratusan anak-anak dari sejumlah sekolah Katolik baik TK maupun SD, mengikuti misa sekaligus penerimaan abu di Gereja Katedral St. Fransiskus Merauke. Perayaan misa dipimpin Pastor John K. Kebu, OFM.

“Bagi umat Katolik, hari ini disebut Rabu Abu. Nanti kita semua akan ditandai abu di dahi. Memang ada dua cara yakni tanda salib di dahi dan ada yang ditaburkan di ubun-ubun,” ungkap Pastor John dalam khotbahnya.

Tanda salib  di dahi, pinta pastor, agar tidak dihapus. Biarkan terhapus dengan sendirinya.

“Bukan kita di Merauke saja menerima abu di dahi, tetapi umat Katolik lain di seluruh dunia. Itu namanya pertobatan massal,” ungkapnya.

Bagi umat Katolik, katanya, pertobatan massal itu waktunya telah disediakan oleh gereja setiap tahun pada masa puasa atau masa tobat atau masa pra paskah.

Loading...
;

“Jadi semua umat Katolik mulai dari anak kecil, dewasa, hingga orang tua, berhak menerima abu,” katanya.

“Khusus menyangkut pantang dan puasa, perlu saya jelaskan agar umat mengetahui secara pasti dan jelas. Sesungguhnya pantang adalah mengurangi atau meniadakan hal-hal yang menjadi kebiasaan yang merugikan pribadi dan orang lain,” katanya.

Pastor mencontohkan, hal-hal yang menjadi hobi perlu dikurangi atau ditiadakan.

“Kalau biasanya tiap hari bermain handphone, selama masa puasa, tidak mengggunakan handphone,” pintanya.

Untuk puasa, menurutnya, tidak makan banyak seperti biasa. Misalnya selama ini seminggu makan tiga kali sehari dan dalam jumlah banyak, pada masa puasa bisa dikurangi. Kalau dapat hanya makan sehari saja. Bisa juga makan tiga kali, namun porsinya dikurangi.

Kepala Sekolah TK Bernadethe, Sr. Claudia, PBHK mengatakan kegiatan belajar mengajar di sekolah hari ini tidak berjalan. Semua anak mengikuti  perayaan misa di gereja.

“Semua anak diwajibkan ke gereja menerima abu hari ini sekaligus memasuki masa puasa,” katanya.  (*)

Editor:  Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top