Follow our news chanel

Hari Kasih Sayang, ribuan orang akan turun jalan tolak peredaran minol 

Koordinator kegiatan, Manasse Taime, didampingi tokoh pemuda saat diwawancara media - Jubi/Engel Wally
Hari Kasih Sayang, ribuan orang akan turun jalan tolak peredaran minol  1 i Papua
Koordinator kegiatan, Manasse Taime, didampingi tokoh pemuda saat diwawancara media – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Memperingati Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day) 14 Februari, Forum Pemuda Pemudi Peduli Kabupaten Jayapura, akan menggelar aksi demo damai menolak peredaran minuman beralkohol (minol) di Kabupaten Jayapura.

Aksi tersebut akan diikuti ribuan orang yang terdiri dari kelompok pemuda, siswa sekolah, perempuan, tokoh gereja, tokoh adat, dan warga gereja di Sentani dan sekitarnya.

Koordinator kegiatan aksi demo, Manasse Bernart Taime, mengatakan tujuan aksi demo ini tidak lain untuk menolak peredaran minol di Kabupaten Jayapura.

Menurut Manasse, dampak minol yang beredar saat ini, banyak generasi muda yang mati sia-sia di jalan raya karena kecelakaan lalu lintas. Banyak perempuan menjadi janda akibat suaminya meninggal karena minol. Banyak rumah tangga hancur, tindakan kriminal yang sering terjadi di tengah masyarakat, penganiyaan dan masih banyak lagi bentuk tindakan criminal lainnya yang disebabkan karena pelakunya dibawah pengaruh minol.

“Titik start dari lapangan Theys dan finish di Gunung Merah, kantor Dewan Perwakilan Rakyat (Daerah),” jelas Manasse saat ditemui di Kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah, Selasa (4/2/2020).

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Jayapura sudah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang minol, tetapi perda tersebut tidak memiliki taji untuk meredam aksi oknum-oknum memperjualbelikan minol di daerah ini.

Loading...
;

Oleh sebab itu, perlu juga bagi Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk merevisi perda tersebut pada setiap pasal-pasal agar diberikan bobot dan penguatan sehingga Perda Minol benar-benar efektif berfungsi sebagai payung hukum untuk pengendalian peredaran minol.

“Yang lalu, pemerintah daerah telah memulangkan ribuan botol minol yang beredar di sini dalam satu unit kontainer, kenapa tidak dimusnahkan sekalian, berarti ada kelemahan dalam payung hukumnya,” kata Manasse.

Di tempat yang sama, tokoh pemuda Sentani, Othys Suwae, mengatakan aksi damai penolakan minol sangat penting bagi semua masyarakat yang tinggal dan menetap di sini.

“Kita juga tidak boleh anti terhadap kegiatan yang sifatnya positif seperti ini, mengingat kita sebagai tuan rumah penyelenggaraan iven nasional sebesar PON 2020 maka tempat ini harus aman, nyaman, dan tertib dari segala bentuk gangguan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi, mengatakan Pemerintah Kabupaten Jayapura sangat mendukung aksi damai penolakan peredaran minol yang akan dilaksanakan oleh Forum Pemuda Pemudi Peduli Kabupaten Jayapura yang bertepatan dengan Hari Kasih Sayang.

“Petugas keamanan harus tindak tegas bagi pengedar dan juga pembeli, sehingga daerah ini benar-benar aman dan damai,” pungkasnya. (*)

Redaktur: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top