HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Harus ada ruang untuk seniman Papua berkreasi

Para pengunjung pameran yang dibuat oleh komunitas Papuansphoto di bawah Jembatan merah Youtefa kota Jayapura - Jubi/Agus Pabika.
Harus ada ruang untuk seniman Papua berkreasi 1 i Papua
Para pengunjung pameran yang dibuat oleh komunitas Papuansphoto di bawah Jembatan merah Youtefa kota Jayapura – Jubi/Agus Pabika.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –Seniman Papua dari komunitas fotographer, videographer, musisi, seni lukis, dan tari meminta pemerintah provinsi Papua menyediakan ruang khusus untuk seniman menampilkan hasil karya mereka.

Perwakilan Ketua KORK Papua Thedi Pekey mengatakan, selama ini seniman kerap menggelar pameran secara mandiri.

Harus ada ruang untuk seniman Papua berkreasi 2 i Papua

Ia berharap pemerintah daerah lebih peka dan memberikan ruang khusus agar seniman bisa nyaman berkreasi.

“Di sini seniman Papua mau menunjukkan bahwa anak-anak Papua itu ada dan mereka akan terus berkarya di atas tanahnya. Karya anak Papua di dunia seni tidak perlu diragukan lagi, namun ruang untuk kami mengekspresikan hal tersebut tidak ada,” kata Thedi

Ia menambahkan, pemerintah Papua seharusnya jeli melihat kreatifitas dan talenta yang dimiliki anak-anak Papua. Banyak hal yang ingin mereka lakukan namun tidak ada dukungan dari pemerintah terutama fasilitas dan tempat.

“Anak-anak Papua sudah berkarya lewat foto, musik, seni dan lainnya namun pemerintah masih menutup mata melihat mereka, padahal ini aset yang dimiliki orang Papua,” katanya.

Sementara itu Gerson Hassor, selaku Kepala suku di tempat digelarnya pameran foto di jembatan merah Youtefa mengatakan, Papua akan dikenal dari karya anak-anak muda.  Apalagi karya yang dihadirkan adalah realita yang mereka rasakan.

“Hanya seniman Papua yang dapat menyadarkan bahwa pentingnya menjaga alam, lingkungan, dan manusia Papua melalui potret lensa. Ini satu kemajuan yang besar dan nyata karena mereka ini menyadarkan kita pentingnya menjaga alam, tempat kita agar dinikmati banyak orang,” katanya.

Secara pribadi, Hassor mendukung seniman Papua untuk melakukan kegiatan pameran dan pentas seperti ini di jembatan merah Youtefa, karena mereka yang mengkritisi pemerintah dan masyarakat melalui seni.

“Kami harap tahun depan bisa lebih meriah dan untuk lokasi ini bisa digunakan para seniman Papua secara gratis. Bila perlu kami bisa pakai jembatan merah Youtefa untuk melakukan Pameran foto, pentas seni yang semuanya di ini oleh seniman Papua dan saya akan fasilitasi itu semua kita buat di atas jembatan,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah Papua untuk peduli terhadap seniman Papua. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.