Follow our news chanel

Hasil temuan TGPF Intan Jaya, Mahfud : Selesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku

Menkopolhukam Mahfud MD (kedua kanan) memberi keterangan pers, seusai rapat terbatas, Jakarta, Rabu (27/11/2019) - Antara/Indrianto Eko Suwarso..

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Hasil investigasi TGPF Intan Jaya menemukan kesimpulan pendeta Yeremia tewas setelah terkena tembakan yang diduga dari oknum aparat. Menkopolhukam, Mahfud MD sebagai penanggung jawab TGPF meminta proses hukum dilakukan.

“Sejauh menyangkut tindak pidana berupa kekerasan dan atau pembunuhan, pemerintah meminta Polri dan Kejaksaan untuk menyelesaikannya sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Mahfud dalam konperensi pers yang digelar, Rabu (21/10/2020).

Berita terkait : Laporan TGPF Intan Jaya, Pendeta Yeremia tewas akibat tembakan aparat 

TGPF Intan Jaya mengaku periksa lebih dari 40 saksi

Anggota TGPF Intan Jaya yang tertembak dievakuasi ke Jakarta

Dia juga akan meminta Komisi Kepolisian Nasional mengawal proses hukum terkait penembakan terhadap pendeta Yeremia yang diduga dilakukan oleh aparat. Mengenai hukum administrasi, Mahfud akan menyerahkan hasil temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya kepada institusi terkait agar menyelesaikannya secara kelembagaan yang menaungi oknum-oknum ini.

Loading...
;

Hasil temuan ini, kata Mahfud, rencananya akan diberikan kepada Presiden, Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

“Kalau penindakan administratif makanya diberikan ke panglima, ke KSAD juga, tindakan administratifnya diambil, tindakan hukum pidananya oleh polisi, tindakan intelijennya oleh BIN,” kata Mahfud menjelaskan.

Menurut Mahfud, penindakan hukum tak ada tenggat waktu khusus seperti yang dia berikan pada TGPF Intan Jaya. Selama masih diperlukan penyelidikan, maka aparat penegak hukum diberi keleluasaan melakukan penyelidikan.

“Kalau pro justicia itu enggak ada batas waktunya. Selama masih diperlukan, terus diselidiki, kalau sudah cukup maju ke pengadilan,” katanya. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

 

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top