Follow our news chanel

Previous
Next

Hotel Sahid Papua ditutup, 28 pasien dipulangkan

papua-pasien-korona-hotel-sahid
Wakil Wali Kota Jayapura sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura, Rustan Saru, saat foto bersama pasien yang dipulangkan - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menutup Hotel Sahid Papua setelah selama 101 hari, dari 12 Mei hingga 20 Agustus 2020, digunakan sebagai rumah sehat atau tempat penanganan pasien positif korona di Kota Jayapura.

Ketua Gugus Covid-19 Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penutupannya sesuai perjanjian kerja dengan manajer Hotel Sahid Papua. Dipulangkannya 28 pasien ini karena jumlah kamar dinilai sudah tidak efektif dengan jumlah pasien, sedangkan jumlah kamar yang tersedia sebanyak 250.

“Bukan berarti kami lepas kontrol. Kami tetap melakukan pemantauan karena hasil swab-nya belum keluar. Mudah-mudahan semuanya negatif. Kami harapkan kerja samanya,” ujar Rustan, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jayapura, di Hotel Sahid Papua, Kota Jayapura, Kamis (20/8/2020).

Rustan menambahkan sebanyak 1.978 orang di Kota Jayapura positif korona. Ini akumulasi kasus dari 26 Maret hingga 20 Agustus 2020. Pasien sembuh sebanyak 1.242 orang dan meninggal dunia 25 orang. Kasus positif korona di Kota Jayapura mulai meningkat sejak 26 Maret setelah ada klaster dari Rembang, Bogor, Jakarta, dan Gowa.

“Jaga jarak, hindari kontak fisik, pakai masker, dan sering cuci tangan pakai sabun. Kalau kita (rutin) lakukan (kebiasaan ini), penularan korona akan bisa diputus. Saya khawatir kalau masyarakat tidak disiplin bisa menimbulkan fase kedua pandemi Covid-19,” ujar Rustan.

Baca juga: 20 Agustus, Hotel Sahid Jayapura ditutup untuk perawatan pasien Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, menjelaskan 28 orang tersebut tiga dari Puskesmas Imbi, lima dari Puskesmas Jayapura Utara, enam dari Puskesmas Ely Uyo, dua dari Puskesmas Hamadi, dua dari Puskesmas Abepura, tiga dari Puskesmas Twano, satu dari Puskesmas Tanjung Ria, dan Puskesmas Waena lima orang.

Loading...
;

“Yang 28 orang ini hasil swab terakhir belum kami dapatkan sehingga masih dipantau oleh (petugas) puskesmas. Sejak dilakukan penanganan di Hotel Sahid, ada 737 pasien (orang tanpa gejala), sembuh 709, yang dirujuk (ke rumah sakit) delapan orang, dan sisa 28 orang dipulangkan ke rumahnya masing-masing,” ujar Antari.

Dikatakan Antari, menurut surat edaran Menteri Kesehatan, orang tanpa gejala cukup (dilakukan) swab satu kali, isolasi mandiri di rumah dua pekan, sudah boleh dikatakan sehat kecuali ada hal-hal bergejala baru dilaporkan ke puskesmas masing-masing.

“Tetap di rumah, tidak kemana-mana dulu sampai 10 hari ke depan. Nanti petugas kami melakukan kontak dengan puskesmas setiap hari. Kalau ada keluhan, cepat laporkan sehingga cepat tertangani. Kami hanya bisa melakukan pemantauan selama 14 hari saja atau sampai Agustus ini saja,” jelas Antari. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top