HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Hukuman KDRT PNG perlu diberlakukan di desa-desa

Fiona Hukula. - RNZI/ Fiona Hukula

| Papua No.1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Seorang peneliti berpengalaman di Papua Nugini telah menekankan bahwa kebijakan-kebijakan pemerintah negara itu untuk mencegah KDRT harus efektif di tingkat provinsi dan desa.

Bulan ini pemerintah PNG telah memberlakukan hukuman yang lebih berat atas tuduhan kekerasan berbasis gender dan kekerasan terkait tuduhan sihir, menyusul kematian brutal yang baru-baru ini dialami seorang ibu berusia 19 tahun, Jenelyn Kennedy.

Menteri Kehakiman, Davis Steven, menyatakan bahwa pemerintah telah mengubah KUHP-nya untuk memastikan hukuman atas pembunuhan yang disengaja melalui kekerasan seperti diubahkan menjadi penjara seumur hidup.

Namun, Fiona Hukula dari lembaga riset nasional PNG, National Research Institute (NRI), mengatakan mayoritas populasi negara itu tinggal di luar Port Moresby, dimana hukum setempat dan adat istiadat lebih dominan.

Dr. Hukula mengatakan bahwa bagi masyarakat PNG yang sebagian besar tinggal di desa-desa, tidak ada kesadaran publik yang memadai tentang kebijakan dan hukum yang ditetapkan oleh pemerintah nasional.

Akademisi itu menekankan bahwa untuk memastikan ada perubahan yang positif, hukum itu juga perlu diberlakukan di luar daerah ibu kota.

Loading...
;

“Jadi itu harus menjadi agenda yang seimbang, ya, kita sangat prihatin, kita berusaha menangani persoalan ini, tetapi kita semua harus selalu ingat bahwa PNG memiliki populasi yang tinggi, mayoritas masyarakat kita yang hidup jauh dari pemerintah dan apa yang terjadi di Port Moresby,“ katanya.

Dr. Hukula lalu menambahkan faktor-faktor yang ditemukan telah menyebabkan jenis kekerasan yang berakhir dengan kematian Jenelyn Kennedy: pernikahan di bawah umur, gender normatif yang memungkinkan kekerasan berbasis gender, serta kegagalan sektor hukum, keadilan, dan kesehatan negara.

Parlemen pusat PNG telah mengajukan sebuah strategi nasional untuk mencegah dan menanggapi kekerasan berbasis gender, tetapi, menurut Dr. Hukula, sekarang strategi itu perlu diimplementasikan. (RNZI)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top