Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Ibu kota baru bakal dilengkapi bendungan seluas 378 hektare

Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Penajam, Jubi–  Ibu kota negara baru di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bakal dilenkapi bendungan seluas 378 hektare.  Bendungan akan dibangun di wilayah yakni Desa Tengin Baru, Argomulyo serta Desa Sukomulyo.

“Bendungan akan dibangun di lahan seluas 378 hektare yang terdiri atas 36 hektare untuk tubuh bendungan dengan luas genangan 342 hektare,” kata Kepala Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Ahmad Mauladin, Selasa, (9/6/2020).

Ibu kota baru bakal dilengkapi bendungan seluas 378 hektare 1 i Papua

Baca juga : Persiapan pemindahan ibu kota, Penajam himpun data permasalahan daerah

Ini lokasi ibu kota baru Indonesia

Jika mengacu sepuluh syarat ibu kota baru Indonesia, Papua tidak akan terpilih

Pembebasan lahan lokasi pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, segera dilaksanakan. Keberadaan bendungan  yang akan dibangun itu untuk memenuhi kebutuhan air bersih di ibu kota negara baru.

Loading...
;

“Kami dapat surat pemberitahuan dari tim pembebasan lahan bendungan, tahapannya dimulai bulan Juni 2020 ini,”  kata Ahmad Mauladin menambahkan.

Menurut dia pemerintah Desa Tengin Baru telah menyerahkan dokumen surat tanah warga yang terkena proyek pembangunan bendungan kepada Badan Pertanahan Nasional atau BPN Kabupaten Penajam Paser Utara. Tim pembebasan lahan segera mengelar pengukuran ulang lahan warga bersangkutan setelah dokumen surat tanah milik warga yang terkena proyek pembangunan bendungan diserahkan.

“Dalam surat pemberitahuan tahapan pembebasan lahan disebutkan tim A akan turun ke lapangan pada pekan depan untuk melakukan pengukuran ulang luasan tanah warga yang terkena proyek bendungan,” kata Mauladin menjelaskan.

Tahapan berikutnya setelah pengukuran ulang lahan, dilakukan menghitung tanaman tumbuh di atas lahan warga yang terkena proyek pembangunan bendungan.  Sedangkan pembayaran pembebasan lahan warga yang terkena pembangunan bendungan akan dilakukan setelah tahapan pengukuran ulang lahan dan penghitungan tanaman tumbuh rampung.

“Sedangkan penandatanganan kontrak pembangunan fisik bendungan dengan pihak ketiga akan dilakukan setelah 640 bidang tanah sebagai lokasi pembangunan sudah dibebaskan,” katanya.

Bendungan Sepaku-Semoi yang dibangun di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut memiliki daya tampung sekitar 11,6 juta meter kubik dengan debit 2.400 liter per detik. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top