Follow our news chanel

Previous
Next

IDI Papua: Perlu penambahan fasilitas pemeriksaan PCR di rumah sakit

Infografis Covid Papua
Infografis perkembangan terbaru penanggulangan pandemi Covid-19 di Papua, Selasa (4/8/2020). - Jubi/Leo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua, dr Donald Aronggear, menyatakan perlu penambahan fasilitas pemeriksaan PCR di rumah sakit, mengingat jumlah pasien dan tenaga kesehatan (nakes) di Papua yang positif Covid-19 terus bertambah.

Jumlah pasien positif Covid-19 di Papua semakin meningkat. Berdasarkan data per 3 Agustus 2020, jumlah kasus korona di Papua sebanyak 3.070 pasien. Jumlah kasus yang dirawat saat ini 1.573 pasien. Jumlah kasus terbanyak di Kota Jayapura sebanyak 1.293 pasien.

Baca juga: Update 4 Agustus: Ditambah 11 kasus baru, total kasus Covid-19 di Papua 3.087 kasus

“Perlu penambahan fasilitas pemeriksaan PCR di rumah sakit. Ini harus menjadi perhatian pemangku kebijakan karena jumlah nakes yang positif Covid-19 juga bertambah. Banyaknya tenaga kesehatan yang terinfeksi korona menyebabkan pelayanan kesehatan menjadi tidak optimal,” kata dr Donald Aronggear, seperti yang tertuang dalam rilis yang diterima Jubi, di Kota Jayapura-Papua, Rabu (5/8/2020).

Salah satu kendala dalam penanganan Covid-19 di Papua saat ini, kata dr Aronggear, adalah masih banyak warga yang tidak patuh dengan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

“Hal ini menuntut kita untuk lebih banyak melakukan edukasi kepada warga untuk dapat berkegiatan dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Pemerintah juga diharapkan dapat melakukan tindakan tegas untuk warga yang masih lalai terhadap hal tersebut,” kata dr Aronggear.

Kendala lain yang dihadapi saat ini, jelas dr Aronggear, adalah fasilitas alat tes polymerase chain reaction (PCR) yang minim. Di Jayapura pemeriksaan saat ini semua terpusat masih di Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) dan Laboratorium Kesehaan Daerah (Labkesda) Papua. Sedangkan jumlah pemeriksaan pasien ataupun nakes yang kontak dengan pasien terus bertambah, sehingga hasil pemeriksaan didapatkan menjadi lebih lama.

Loading...
;

Baca juga: Update 16 Juli: Reagen habis, PCR Labkesda tak beroperasi sejak 2 pekan lalu

Baca juga: Reagent COVID-19 di Labkesda Jayapura kosong

Saat ini, imbuhnya, belum ada rumah sakit di Kota dan Kabupaten Jayapura yang memiliki fasilitas alat PCR. IDI wilayah Papua mengimbau kepada Pemerintah Provinsi Papua agar segera menyiapkan fasilitas alat tes PCR khususnya di rumah sakit provinsi yaitu RSUD Jayapura dan RSUD Abepura.

“Dengan adanya tambahan alat tes PCR di rumah sakit, dapat mengurangi waktu tunggu dan mengurangi lama pasien dirawat serta pasien dapat segera dilakukan tindakan dan mencegah terpapar terbentuk klaster baru di ruma sakit berupa terpapar antar pasien dirawat dan petugas kesehatan yang merawat,” pungkas dr Donald Aronggear. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top